Kamis, 09 Juli 2026 | 00:47
NEWS

Kurs Dolar AS di BCA Tembus Rp18.000, Rupiah Masih Tertekan

Kurs Dolar AS di BCA Tembus Rp18.000, Rupiah Masih Tertekan
Rate nilai tukar sejumlah mata uang asing terhadap rupiah (Dok BCA)

ASKARA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih berada pada level tinggi. Berdasarkan data kurs PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada Rabu (8/7/2026) pukul 13.31 WIB, kurs jual dolar AS melalui layanan e-Rate BCA tercatat menembus Rp18.012 per dolar AS.

Sementara itu, kurs beli dolar AS pada layanan yang sama berada di level Rp17.992 per dolar AS. Pergerakan nilai tukar tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah di tengah dinamika pasar valuta asing global.

Selain dolar AS, sejumlah mata uang utama lainnya juga tercatat memiliki nilai tukar tinggi terhadap rupiah. Untuk layanan e-Rate BCA, dolar Singapura (SGD) berada pada posisi beli Rp13.913,89 dan jual Rp13.954,37.

Mata uang euro (EUR) tercatat dengan kurs beli Rp20.530,68 dan kurs jual Rp20.595,54. Sementara dolar Australia (AUD) berada di level beli Rp12.468,47 dan jual Rp12.517,61.

Adapun poundsterling Inggris (GBP) tercatat memiliki kurs beli Rp24.024,73 dan kurs jual Rp24.091,48. Untuk yen Jepang (JPY), kurs beli berada di angka Rp110,85 dan kurs jual Rp111,18 per yen.

Untuk transaksi melalui layanan TT Counter, kurs dolar AS tercatat lebih tinggi dengan posisi beli Rp17.796 dan jual Rp18.070. Sedangkan melalui layanan Bank Notes, dolar AS berada pada level beli Rp17.795 dan jual Rp18.070.

BCA menyampaikan bahwa nilai kurs valuta asing dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar global. Kurs yang berlaku saat transaksi merupakan kurs efektif pada tanggal transaksi dilakukan.

Bagi nasabah yang melakukan transaksi valuta asing dalam jumlah tertentu, BCA mengimbau untuk memperoleh informasi mengenai kurs khusus melalui kantor cabang terdekat.

Pergerakan kurs rupiah terhadap mata uang asing menjadi perhatian pelaku usaha, terutama sektor yang memiliki ketergantungan terhadap impor, pembayaran dalam valuta asing, maupun aktivitas perdagangan internasional.

 

Komentar