Perhutani Bandung Utara Evaluasi Kemitraan LMDH,
Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
ASKARA - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara terus memperkuat tata kelola kemitraan bersama masyarakat melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Kerja Sama Kemitraan Perhutani Produktif (KKPP) di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Manglayang Barat, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) itu melibatkan Kepala Seksi Utama Kemitraan Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Ridwan beserta jajaran, Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif KPH Bandung Utara Diky Sutisna, serta Ketua LMDH Tani Mukti Giri Jaya, Yadi, bersama anggota.
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan sesuai kesepakatan, baik dari aspek administrasi, hak dan kewajiban para pihak, maupun kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan dan optimalisasi pengelolaan kawasan hutan.
Administratur KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan KKPP bersama LMDH maupun mitra lainnya.
"Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kerja sama kemitraan yang telah disepakati dapat berjalan dengan baik. Dari evaluasi ini kami dapat mengidentifikasi berbagai kekurangan sehingga menjadi bahan perbaikan agar tujuan kerja sama dapat tercapai secara optimal," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Utama Kemitraan Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Ridwan, mengapresiasi keterbukaan seluruh pihak selama proses evaluasi berlangsung. Menurutnya, hasil monitoring akan menjadi pijakan untuk memperkuat implementasi program kemitraan agar semakin efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.
"Hasil monitoring dan evaluasi ini menjadi dasar untuk menyempurnakan pelaksanaan kerja sama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh pihak," katanya.
Ketua LMDH Tani Mukti Giri Jaya, Yadi, menyatakan komitmennya untuk terus menjalankan seluruh ketentuan dalam KKPP dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Ia juga mengapresiasi pendampingan Perhutani yang selama ini dinilai membantu masyarakat dalam mengelola kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.
Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, Perhutani berharap sinergi dengan LMDH semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, produktif, sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Komentar