FLS3N Papua Selatan 2026 Resmi Ditutup, Kadis Pendidikan Apresiasi Semangat Peserta
ASKARA - Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Papua Selatan Tahun 2026 resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Ignatius Babaga, S.Pd., pada Minggu (31/5/2026) di Hotel Halogen, Merauke.
Penutupan ajang tahunan yang menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas pelajar tersebut berlangsung meriah dan dihadiri para pejabat eselon III dan IV Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, dewan juri, panitia pelaksana, guru pendamping, serta para peserta dari empat kabupaten, yakni Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel.
Dalam sambutannya, Ignatius Babaga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, disiplin, dan sportivitas selama mengikuti rangkaian perlombaan.
"Kalian semua telah menunjukkan semangat yang luar biasa. Kalian adalah putra-putri terbaik Papua Selatan yang memiliki talenta dan potensi besar. Hal ini merupakan kekuatan penting dalam membangun karakter dan jati diri generasi bangsa," ujar Ignatius yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Menurutnya, FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan kreativitas, serta pengembangan bakat seni dan sastra peserta didik dari berbagai daerah di Papua Selatan.
Ignatius juga menyampaikan terima kasih kepada para guru pendamping, kepala sekolah, orang tua, dewan juri, dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menilai keberhasilan FLS3N 2026 merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan potensi generasi muda Papua Selatan.
"Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Dukungan dari guru, sekolah, orang tua, dan panitia sangat penting dalam mengembangkan bakat serta potensi peserta yang datang dari berbagai daerah," katanya.
Lebih lanjut, Ignatius berharap penyelenggaraan FLS3N di masa mendatang dapat berlangsung lebih baik dan mampu menjangkau lebih banyak talenta muda dari seluruh wilayah Papua Selatan.
Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan, saling mengenal budaya daerah, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menampilkan karya terbaik mereka.
FLS3N Papua Selatan 2026 menjadi bukti komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan berprestasi di bidang seni dan sastra.

Komentar