Batik Sizzy Matindas Curi Perhatian di Pesta Rakyat Kawanua 2026
ASKARA – Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) sukses menggelar acara bertajuk “Pesta Rakyat Kawanua” yang berlangsung semarak dan meriah di Gedung RB Supardan, Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) KKK ke-53, sekaligus memperingati Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus 2026, tersebut dihadiri lebih dari 3.000 warga Kawanua dari wilayah Jabodetabek serta sejumlah pengurus DPD KKK dari berbagai daerah.
Mengusung tema “Memperkuat Persaudaraan, Membangun Kemandirian, Melayani Bersama”, acara menampilkan beragam pertunjukan seni, budaya, dan hiburan yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Minahasa dan Sulawesi Utara.
Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian para tokoh dan warga Kawanua adalah Fashion Show Batik Sizzy Matindas yang menghadirkan perpaduan keindahan kain batik khas Kawanua dengan berbagai model kebaya Nusantara.
Perpaduan Batik dan Kebaya Nusantara
Perancang dan pemilik brand Batik Sizzy Matindas, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perayaan akbar tersebut.
“Saya senang sekali bisa menjadi salah satu pengisi acara dan ikut meramaikan HUT KKK ke-53 bersama Nyong dan Noni Kawanua.”
Ujar Sizzy
Dalam peragaan busana tersebut, Sizzy menampilkan koleksi kain batiknya yang dipadukan dengan berbagai jenis kebaya, mulai dari Kebaya Bali, Kebaya Kutubaru, Kebaya Modern, hingga Kebaya Noni yang merupakan busana khas Minahasa.
Menurutnya, penampilan tersebut ingin menunjukkan bahwa kain batik karya Sizzy Matindas dapat dipadukan secara elegan dengan berbagai model kebaya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Kain Sizzy Matindas Batik bisa dipadukan dengan berbagai macam kebaya dan tetap terlihat cantik serta berkarakter.”
Busana pria juga turut ditampilkan melalui koleksi kemeja batik lengan panjang dan model beskap. Sejumlah pasangan peraga busana tampil serasi dengan motif yang sama maupun warna yang senada, menunjukkan harmoni tanpa harus menggunakan desain identik.
Putri Indonesia Turut Meramaikan
Peragaan busana semakin istimewa dengan kehadiran Putri Indonesia Sulawesi Utara 2026, Grey Manoarfa, yang tampil anggun mengenakan Kebaya Noni berpadu kain bermotif Koffo, tenun khas Kepulauan Sangihe-Talaud yang direproduksi menjadi kain batik cap.
Sementara itu, Graciella Mamesah, Putri Indonesia Jawa Barat berdarah Kawanua, tampil memukau mengenakan Kebaya Noni dan Batik Sizzy Matindas bermotif Pulauan Rumah Minahasa, Cengkih, dan Bendi, yang menggambarkan kekayaan budaya serta identitas masyarakat Minahasa.
Pelestarian Budaya Kawanua
Melalui fashion show tersebut, Batik Sizzy Matindas tidak hanya menampilkan keindahan busana, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya, sejarah, dan identitas masyarakat Kawanua kepada generasi muda.
Penampilan para model, Nyong-Noni Kawanua, serta kehadiran para finalis Putri Indonesia menjadikan Fashion Show Batik Sizzy Matindas sebagai salah satu agenda paling berkesan dalam rangkaian Pesta Rakyat Kawanua 2026, sekaligus mempertegas komitmen KKK dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Kawanua di tingkat nasional bahkan internasional .

Komentar