Jumat, 03 Juli 2026 | 08:53
COMMUNITY

Hardiknas 2026, PMKRI Luncurkan Kopi 'Mace Papua'

Hardiknas 2026, PMKRI Luncurkan Kopi 'Mace Papua'
Kopi “Mace Papua” sebagai bagian dari program pengembangan kewirausahaan kader muda di berbagai daerah Indonesia.(Dok Winona)

ASKARA – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) periode 2024-2026 bersama Kampus Kopi resmi meluncurkan produk kopi “Mace Papua” sebagai bagian dari program pengembangan kewirausahaan kader muda di berbagai daerah Indonesia.

Peluncuran produk tersebut ditandai dengan kerja sama antara Kampus Kopi dan Pengurus Pusat PMKRI melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup pelatihan kewirausahaan, monitoring usaha, hingga penyusunan business plan bagi kader PMKRI di seluruh Indonesia.

Produk “Mace Papua” merupakan hasil olahan kopi para pemuda di wilayah Wamena, Papua, yang diproses menjadi bubuk kopi siap edar. Produk ini direncanakan dipasarkan lebih luas melalui jaringan kerja sama dengan sejumlah keuskupan di Indonesia.

Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan program adalah Flores. Melalui kolaborasi dengan keuskupan setempat, program tersebut akan melibatkan masyarakat di Manggarai dan Flores dalam pelatihan kewirausahaan bagi kader muda sekaligus mendukung para petani kopi lokal.

Ketua Presidium PP PMKRI periode 2024-2026, Susana Florika Marianti Kandaimu, mengatakan kolaborasi bersama Kampus Kopi diharapkan mampu membuka peluang lahirnya generasi entrepreneur muda dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.

“Setiap daerah di Indonesia memiliki potensi lokal yang sangat besar dan perlu dikembangkan oleh generasi muda. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, gereja, pemuda, dan sektor swasta untuk menciptakan wirausahawan muda berbasis potensi lokal di daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Susana, Indonesia memiliki kekayaan potensi lokal yang luar biasa dan harus dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat daerah.

“Anak muda harus hadir menjadi pelaku utama dalam mengembangkan potensi tersebut agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi di daerah,” katanya.

Melalui program “Mace Papua”, PMKRI berharap gerakan kewirausahaan berbasis potensi lokal dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi generasi muda sekaligus mendukung kesejahteraan petani kopi di berbagai wilayah Indonesia.

 

 

Komentar