Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:56
NEWS

ERT PT NHM Turut dalam Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Dukono

ERT PT NHM Turut dalam Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Dukono
Pangdam XV/Pattimura, Danrem 152/Babullah, Bupati Halmahera Utara, Dandim 1508/Tobelo, serta Kapolres Halmahera Utara yang hadir langsung di lokasi (Dok Basarnas)

ASKARA - Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turut ambil bagian dalam operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua pendaki yang masih hilang di kawasan Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Tim ERT PT NHM bergabung bersama Basarnas, TNI, Polri, BPBD, PMI, pecinta alam, dan masyarakat setempat dalam operasi SAR hari ketiga yang dilaksanakan Minggu (10/5/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan operasi pencarian melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang difokuskan di sekitar bibir kawah Gunung Dukono.

Keterlibatan ERT PT NHM menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan perusahaan terhadap upaya penyelamatan korban di tengah kondisi medan berat dan aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih berlangsung.

Cuaca hujan, medan licin, serta abu vulkanik yang terus keluar dari kawah menjadi tantangan serius bagi seluruh personel yang bertugas di lokasi pencarian.

Meski demikian, seluruh unsur gabungan tetap berupaya melakukan pencarian secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Operasi SAR dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) dengan area pencarian sekitar 1,25 kilometer dari titik terakhir kedua korban warga negara asing terlihat.

Sebelumnya, pada operasi SAR hari kedua, tim gabungan berhasil menemukan satu pendaki perempuan warga negara Indonesia dalam kondisi meninggal dunia di sekitar bibir kawah Gunung Dukono.

Hingga saat ini, dua pendaki warga negara asing masih dalam pencarian, sementara seluruh unsur SAR gabungan, termasuk ERT PT NHM, terus melakukan upaya penyelamatan di tengah ancaman erupsi Gunung Dukono yang masih aktif.

 

Komentar