Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:55
NEWS

Bupati Merauke Buka FLS3N dan O2SN Tingkat Kabupaten 2026

Bupati Merauke Buka FLS3N dan O2SN Tingkat Kabupaten 2026
Penampilan peserta FLS3N Kabupaten Merauke, tingkat sekolah menengah (Dok Winona)

ASKARA - Bupati Merauke Yoseph Bladip Gebze membuka pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Merauke Tahun 2026 melalui apel pembukaan yang digelar pada Rabu (6/5/2026).

Kegiatan pembukaan berlangsung bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol beserta jajaran, serta dihadiri peserta lomba dan guru pendamping dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Ajang tingkat kabupaten tersebut mempertandingkan sebanyak 31 mata lomba dan dipusatkan di Halogen Hotel serta Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke selama dua hari, 7–8 Mei 2026.

Program FLS3N sendiri merupakan implementasi kebijakan Manajemen Talenta Nasional di bidang seni budaya yang terus dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sejak tahun 2008.

Kegiatan ini bertujuan mendorong pengembangan bakat dan minat peserta didik di bidang seni budaya, sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Romanus Kande Kahol, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, siswa, guru pendamping, dan dewan juri yang telah mendukung pelaksanaan FLS3N tingkat kabupaten.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sebagai wadah pengembangan talenta siswa di Merauke,” ujar Romanus.

Ia menjelaskan, Manajemen Talenta Nasional difokuskan pada tiga bidang utama, yakni riset dan inovasi, seni budaya, serta olahraga. Dalam bidang seni budaya, FLS3N menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan talenta siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, ruang lingkup Manajemen Talenta Nasional di bidang seni budaya meliputi seni rupa dan kriya, seni pertunjukan dan teater, musik, film, serta bahasa dan sastra.

Secara nasional, FLS3N Tahun 2026 mempertandingkan 48 cabang lomba, terdiri dari 15 cabang untuk jenjang pendidikan dasar, 16 cabang untuk pendidikan menengah, dan 17 cabang bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Pelaksanaan seleksi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang berkualitas, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global.

 

Komentar