Jumat, 19 Juni 2026 | 11:13
COMMUNITY

Candi Hati Kudus Yesus Ganjuran Jadi Destinasi Ziarah Umat dari Berbagai Daerah

Candi Hati Kudus Yesus Ganjuran Jadi Destinasi Ziarah Umat dari Berbagai Daerah
Candi Hati Kudus Yesus Ganjuran jadi destinasi ziarah umat Katolik (Dok Askara)

ASKARA - Candi Hati Kudus Yesus Ganjuran di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus menjadi magnet bagi umat Katolik dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap hari, kawasan ini tidak pernah sepi dari peziarah yang datang untuk berdoa dan mencari ketenangan batin.

Candi yang berada di kompleks Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran ini dikenal sebagai salah satu ikon inkulturasi budaya Jawa dalam iman Katolik. Arsitekturnya menyerupai candi khas Jawa, lengkap dengan ornamen dan ukiran bernuansa tradisional, menjadikannya unik dan berbeda dari tempat ibadah pada umumnya.

Di dalam candi, terdapat arca Yesus Kristus yang digambarkan mengenakan atribut layaknya raja Jawa. Hal ini menjadi simbol perjumpaan nilai-nilai iman dengan budaya lokal yang telah berlangsung sejak lama di kawasan tersebut.

Para peziarah yang datang tidak hanya berasal dari Yogyakarta dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka biasanya berdoa secara pribadi, mengikuti devosi, atau sekadar menikmati suasana religius yang tenang dan sakral.

Salah satu daya tarik utama Candi Ganjuran adalah tradisi doa yang dilakukan secara rutin, termasuk misa dan adorasi di Gereja Hati Kudus Yesus yang berada di area yang sama. Banyak umat meyakini tempat ini memiliki kekuatan spiritual yang membantu mereka menemukan kedamaian dan pengharapan.

Selain sebagai tempat ibadah, kawasan ini juga menjadi ruang refleksi yang mempertemukan nilai religius dan budaya. Lingkungan yang asri, dipadukan dengan arsitektur khas Jawa, menciptakan suasana yang mendukung kegiatan doa dan perenungan.

Keberadaan Candi Hati Kudus Yesus Ganjuran tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual umat, tetapi juga menjadi simbol harmoni antara agama dan budaya. Tak heran jika setiap hari tempat ini selalu dipadati pengunjung yang ingin merasakan pengalaman religius yang khas di Yogyakarta.

 

 

Komentar