Rutan Tanjung Pura Panen Ayam Kampung, Warga Binaan Dilibatkan
ASKARA - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura mencatat capaian positif dalam program ketahanan pangan nasional melalui panen ayam kampung yang dikelola di lahan Ketapang.
Kegiatan panen ini menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan secara berkelanjutan oleh pihak rutan. Seluruh jajaran pimpinan dan pegawai menyambut antusias hasil panen tersebut sebagai bukti optimalisasi pemanfaatan lahan dan pengelolaan yang konsisten.
Dalam panen kali ini, Rutan Tanjung Pura berhasil memanen sebanyak 80 ekor ayam kampung dengan total berat mencapai 100 kilogram. Hasil tersebut merupakan buah dari proses pemeliharaan yang dilakukan secara disiplin selama beberapa bulan, dengan memperhatikan standar kebersihan, kesehatan ternak, serta kelayakan lingkungan.
Proses pemanenan berlangsung tertib dan aman, di bawah pengawasan langsung pejabat struktural rutan. Mulai dari pengambilan ayam di lahan Ketapang hingga penyerahan kepada agen penjualan dilakukan secara terkoordinasi.
Menariknya, warga binaan turut dilibatkan secara aktif dalam kegiatan ini, khususnya dalam proses penangkapan dan pengambilan ayam dari kandang. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang bertujuan menumbuhkan keterampilan kerja, etos disiplin, serta bekal kemandirian bagi mereka setelah menjalani masa hukuman.
Seluruh hasil panen kemudian diserahkan kepada agen mitra penjualan dengan mekanisme yang transparan dan akuntabel. Hasil penjualan akan digunakan kembali untuk pembelian bibit ternak baru guna menjaga keberlangsungan siklus produksi.
Ke depan, bibit ayam kampung yang baru akan kembali ditempatkan di lahan Ketapang dengan peningkatan tata kelola kandang dan pola pemberian pakan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen berikutnya sekaligus memperkuat kontribusi program terhadap kemandirian ekonomi rutan.
Rutan Tanjung Pura menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pemberdayaan produktif yang tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi lembaga, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi warga binaan, sejalan dengan upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang mandiri dan berdaya guna.

Komentar