Horas Cup 3 2026: Pertandingan Hingga Titik Darah Penghabisan
ASKARA - Turnamen tenis meja Horas Cup 3 Tahun 2026 berlangsung sengit dengan atmosfer kompetisi yang begitu terasa. Para pemain dari berbagai klub tampil maksimal, menyuguhkan pertandingan penuh strategi, teknik, dan determinasi tinggi hingga poin-poin akhir.
Kipot, anggota Persatuan Tenis Meja (PTM) Duta Mas, mengungkapkan bahwa level persaingan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya.
“Pertandingannya sangat ketat. Hampir semua pemain sudah punya kualitas merata, jadi tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng. Ini bagus untuk perkembangan tenis meja,” ujar Kipot, Senin (13/4).
Ia juga menyoroti semangat sportivitas yang tetap terjaga di tengah ketatnya persaingan. Menurutnya, Horas Cup tidak hanya menjadi ajang berburu gelar, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar pemain.
Dalam turnamen ini, sejumlah nama berhasil keluar sebagai juara di masing-masing kategori.
Pada Divisi 9, Erdy dari Pasmod tampil sebagai juara pertama setelah mengalahkan Rudy Sim dari Duta Mas di partai final. Sementara posisi juara III bersama diraih Afianto (Base Camp) dan Amin (Duta Mas).
Di Divisi 7 & 8, Amin Hendra dari Tunas Jaya berhasil meraih gelar juara I, disusul Akas dari PSG di posisi kedua. Persaingan di kategori ini juga berlangsung ketat dengan banyak kejutan sejak babak awal.
Sementara pada kategori Beregu Trio Divisi 7, 8, & 9, tim PTM Seasons City yang diperkuat Ujang Tea, Didit, dan Beben sukses merebut gelar juara I. Posisi runner-up ditempati PTM PSG B, sedangkan juara III bersama diraih PTM Duta Mas B dan PTM Base Camp.
Kipot menambahkan, keikutsertaan tim Duta Mas dalam beberapa kategori menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan performa ke depan.
“Evaluasi pasti ada, tapi secara umum kami puas dengan perjuangan teman-teman. Ke depan kami akan lebih siap lagi,” katanya.
Turnamen Horas Cup 3 2026 pun ditutup dengan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas. Ajang ini diharapkan terus menjadi kalender rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet tenis meja berkualitas.

Komentar