Bima Suci Mengarungi Dunia, Membawa Nama Besar Indonesia
ASKARA - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dan Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza secara resmi melepas keberangkatan KRI Bima Suci di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (31/3/2026).
Pelayaran tersebut merupakan bagian dari etape kedua Kartika Jala Krida (KJK) 2026 yang dirangkai dengan Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa. Selain membawa misi diplomasi, kegiatan ini juga menjadi latihan praktik pelayaran bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73.
Dalam pelayaran ini, TNI Angkatan Laut menggandeng Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia untuk memperkuat diplomasi maritim sekaligus mempromosikan produk UMKM Indonesia ke pasar internasional.
Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa pelayaran ini memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai bagian dari pendidikan taruna, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarnegara melalui jalur maritim.
“Para taruna akan mendapatkan pengalaman berharga, sekaligus menjadi duta bangsa dalam membangun persahabatan internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, interaksi dengan pelaut dari berbagai negara dalam pelayaran muhibah ini diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan, memperluas wawasan global, serta memperkuat semangat brotherhood di kalangan generasi muda TNI AL.
Melalui pelayaran KRI Bima Suci, Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai negara maritim yang aktif dalam diplomasi global, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Komentar