Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38
MILITER

Kopaska 64 Tahun, Dari Operasi Laut hingga Aksi Sosial

Kopaska 64 Tahun, Dari Operasi Laut hingga Aksi Sosial
Prajurit Kopaska turun langsung membagikan sembako kepada nelayan menggunakan kapal patroli (Dok Kopaska)

ASKARA - Satuan elite TNI Angkatan Laut, Komando Pasukan Katak (Kopaska), merayakan hari jadinya yang ke-64 dengan cara yang tak biasa. Bukan sekadar seremoni militer, tapi rangkaian kegiatan yang memadukan tradisi tempur, penghormatan, hingga aksi sosial.

Mengusung semangat “Jalesveva Jayamahe”, Kopaska menegaskan identitasnya sebagai pasukan peperangan laut khusus yang tak hanya tajam di operasi, tapi juga hadir untuk rakyat.

Rangkaian peringatan dimulai dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Mayjen Sungkono di Surabaya, sebagai pengingat bahwa kekuatan pasukan ini berdiri di atas pengorbanan para pendahulu. Tradisi yang bukan sekadar formalitas, tapi pengikat nilai loyalitas dan pengabdian.

Puncaknya digelar melalui upacara di Markas Kopaska Surabaya yang dipimpin Komandan Kopaska, Laksma TNI Sadarianto. Dalam momen itu, refleksi dan kesiapsiagaan menjadi pesan utama, bahwa ancaman ke depan tak makin ringan, tapi prajurit harus makin siap.

Namun yang menarik, perayaan ini tak hanya bicara soal kekuatan militer. Dari laut, prajurit Kopaska turun langsung membagikan sembako kepada nelayan menggunakan kapal patroli, sekaligus menggelar donor darah lintas instansi, sebuah pesan bahwa pasukan elite pun punya sisi kemanusiaan.

Tak ketinggalan, latihan profesional tetap dijaga lewat lomba menembak pistol, menegaskan bahwa ketajaman insting tempur tetap menjadi DNA utama satuan ini.

Bagi Kopaska, usia 64 tahun bukan sekadar angka. Ini adalah penegasan: pasukan laut dalam ini bukan hanya penjaga kedaulatan, tapi juga bagian dari denyut kehidupan rakyat.

 

 

Komentar