Rabu, 22 Juli 2026 | 03:05
COMMUNITY

Sahur Bahagia di Papanggo, Majelis Kolong Tol Apresiasi Perwatusi

Sahur Bahagia di Papanggo, Majelis Kolong Tol Apresiasi Perwatusi
Suasana penuh kehangatan menyelimuti Majelis Kolong Tol Papanggo saat anak-anak yatim, fakir miskin, dan dhuafa menikmati santap sahur bersama (Dok Askara)

ASKARA - Suasana penuh kehangatan menyelimuti Majelis Kolong Tol Papanggo saat anak-anak yatim, fakir miskin, dan dhuafa menikmati santap sahur bersama dengan penuh suka cita, Kamis (19/3/2026) dini hari.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia yang sebelumnya menggelar aksi sosial di lokasi tersebut, serta kontribusi dari Perwatusi di bawah kepemimpinan Anita A. Hutagalung.

Sejak menjelang sahur, para penerima manfaat telah berkumpul. Anak-anak tampak menikmati hidangan dengan wajah ceria, disertai canda dan tawa yang mencerminkan kebahagiaan sederhana namun penuh makna di bulan Ramadan.

Pengurus Majelis Kolong Tol Papanggo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian yang diberikan, khususnya kepada Ketua Umum Perwatusi, Anita A. Hutagalung, dr Ade Tobing, Pendiri Komunitas Gema Susi Rai, dan Ustadz Urip.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan. Bantuan ini tidak hanya meringankan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak dan masyarakat di sini,” ujar perwakilan majelis.

Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih kuat di tengah masyarakat.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menghadirkan kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga, sekaligus memberikan pengalaman Ramadan yang lebih hangat bagi mereka yang membutuhkan.

Majelis Kolong Tol Papanggo berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi sosial dan komunitas, dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Kegiatan sahur bersama ini pun menjadi simbol bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian mampu menghadirkan senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi sesama.

 

 

Komentar