Pomal 80 Tahun, Tegak Jaga Kehormatan TNI AL
ASKARA - Polisi Militer Angkatan Laut atau Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) genap berusia 80 tahun pada 20 Februari 2026. Sejak berdiri pada 20 Februari 1946, korps penegak hukum internal TNI Angkatan Laut ini terus mengemban tugas menjaga disiplin, tata tertib, dan kehormatan prajurit matra laut.
Delapan dekade perjalanan Pomal bukanlah waktu yang singkat. Lahir di masa awal kemerdekaan, Pomal hadir sebagai perangkat penting dalam pembinaan dan penegakan hukum di lingkungan TNI AL. Dalam setiap dinamika zaman, peran Pomal semakin strategis, baik dalam pengawasan internal, pengamanan instalasi militer, hingga pengawalan tamu-tamu VVIP dan operasi khusus.
Penegak Disiplin dan Hukum
Sebagai bagian dari sistem peradilan militer, Pomal memiliki kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap prajurit TNI AL yang diduga melanggar hukum. Selain itu, Pomal juga terlibat dalam operasi gabungan bersama Polisi Militer TNI lainnya dalam penegakan hukum lintas matra.
Di berbagai pangkalan dan satuan TNI AL di seluruh Indonesia, personel Pomal menjadi garda terdepan dalam memastikan disiplin prajurit tetap terjaga. Profesionalisme dan integritas menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas tersebut.
Bertransformasi di Era Modern
Memasuki usia ke-80, Pomal terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dan tantangan keamanan modern. Penguatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi peralatan, serta peningkatan koordinasi antar lembaga menjadi fokus pembinaan.
Momentum peringatan 80 tahun ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus komitmen memperkuat peran sebagai penegak hukum yang humanis, tegas, dan profesional di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Dengan semangat pengabdian yang tak pernah surut, Pomal diharapkan terus menjadi penjaga marwah institusi dan pilar penting dalam mewujudkan TNI AL yang disiplin, modern, dan dicintai rakyat.

Komentar