Yonif 2 Marinir Asah Kerja Sama Taktis dengan Helikopter TNI AL
ASKARA - Prajurit Batalyon Infanteri 2 Marinir (Yonif 2 Marinir) melaksanakan latihan kerja sama darat-udara dalam rangka Latihan Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Pusat Latihan Pertempuran Marinir Antralina, Jampang Tengah, Sukabumi, Minggu (15/2/2026).
Latihan tersebut menitikberatkan pada penguasaan prosedur operasi bersama dengan unsur pesawat udara, khususnya helikopter TNI AL, sebagai bagian dari peningkatan kemampuan tempur prajurit di medan operasi modern.
Komandan Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menegaskan bahwa kemampuan berkoordinasi dengan unsur udara merupakan kompetensi krusial yang wajib dimiliki prajurit.
“Latihan kerja sama dengan unsur udara adalah salah satu kemampuan penting yang harus dikuasai prajurit, terutama dalam menghadapi dinamika penugasan modern yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan koordinasi yang sangat matang,” ujar Letkol Marinir Helilintar.
Dalam latihan tersebut, prajurit mengaplikasikan berbagai materi, mulai dari komunikasi darat-udara, penentuan dan pengamanan titik pendaratan (landing zone), hingga prosedur embarkasi dan debarkasi personel maupun material.
Selain itu, latihan juga mencakup skenario dukungan logistik melalui udara serta prosedur evakuasi medis udara (medical evacuation/medevac), sebagai simulasi penanganan korban di medan tugas.
Latihan melibatkan unsur helikopter TNI AL sebagai wujud sinergi antar satuan, sekaligus untuk memperkuat pemahaman prajurit mengenai mekanisme operasi taktis yang terintegrasi antara pasukan darat dan unsur udara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pengawasan instruktur guna memastikan prosedur dijalankan sesuai standar operasional, sekaligus mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan personel maupun material.
Latihan Triwulan I Tahun 2026 ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan Korps Marinir, sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan tempur Yonif 2 Marinir dalam menghadapi berbagai bentuk penugasan operasi ke depan.

Komentar