Selasa, 21 Juli 2026 | 23:40
COMMUNITY

Bantuan Tembus Wilayah Terisolir, Kopepi Ketiara dan Baret ICMI Disambut Batalyon Pameu

Bantuan Tembus Wilayah Terisolir, Kopepi Ketiara dan Baret ICMI Disambut Batalyon Pameu
Kopepi Ketiara dan Tim Medis Baret ICMI salurkan bantuan ke wilayah terisolir Pameu (Dok Mubarak)

ASKARA - Kopepi Ketiara bersama Tim Medis Baret ICMI Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terisolir di wilayah Pameu, Aceh Tengah, yang terdampak bencana alam, Rabu (29/1/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kopepi Ketiara, Rahmah, kepada masyarakat setempat. Penyaluran bantuan ini mendapat dukungan penuh dari Batalyon Pameu yang turut membantu kelancaran distribusi logistik ke wilayah terdampak.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan Batalyon Pameu sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Rahmah.

Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, beras, perangkat internet Starlink, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk menunjang kehidupan masyarakat pascabencana.

Penyerahan bantuan berlangsung di Markas Komando Batalyon Pameu dan disambut langsung oleh Komandan Batalyon Pameu Letkol Fahri bersama Komandan Kompi Kapten Hendra Cipta.

Rombongan Kopepi Ketiara hadir dengan sembilan unit kendaraan yang diikuti oleh staf serta keluarga besar Kopepi Ketiara sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

Sementara itu, Ketua Tim Medis Baret ICMI Aceh Tengah, dr. Fatimah, menyampaikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat sekaligus melakukan observasi kehidupan warga pascabencana alam.

“Pelayanan ini penting untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat dan melihat langsung kebutuhan lanjutan yang diperlukan di masa pemulihan,” jelas dr. Fatimah.

Diketahui, masa tanggap darurat bencana yang sebelumnya berakhir pada 29 Januari 2026 telah diperpanjang hingga 5 Februari 2026 guna memastikan penanganan dan pemulihan berjalan optimal.

 

Komentar