Yonarmed 12 Kostrad Hadang Penyelundup di Jalur Tikus Perbatasan Malaka
ASKARA - Sunyi perbatasan Indonesia–Timor Leste kembali terusik. Di balik gelapnya jalur tikus Dusun Fatuleki, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, prajurit Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad berjibaku menjaga kedaulatan negeri. Pada Minggu (18/1/2026), upaya penyelundupan BBM ilegal berhasil digagalkan setelah pasukan melakukan pengintaian dan penyergapan di wilayah rawan lintas batas.
Berawal dari laporan masyarakat yang mencium aktivitas mencurigakan di jalur tidak resmi perbatasan, personel Pos Fatuha segera bergerak cepat. Dengan senyap dan penuh perhitungan, tim Satgas membentuk pola ambush di jalur yang kerap dimanfaatkan pelaku penyelundupan.
Ketegangan memuncak ketika dua orang terpantau melintas membawa gen berisi BBM jenis solar. Saat hendak diamankan, kedua pelaku panik dan memilih kabur menyeberangi jalur sungai menuju wilayah Timor Leste, meninggalkan barang bukti di lokasi.
Tanpa ragu, prajurit melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar area. Hasilnya, enam gen berisi solar dengan total sekitar 210 liter berhasil diamankan, mencegah kerugian negara sekaligus menutup celah praktik ilegal di kawasan perbatasan.
Komandan Pos Fatuha, Letda Arm Pijar Andarma Jaya, menegaskan bahwa penggagalan ini adalah bukti kesiapsiagaan Satgas Yonarmed 12 Kostrad dalam menjaga perbatasan dari segala bentuk pelanggaran hukum lintas negara.
“Wilayah perbatasan bukan ruang bebas bagi aktivitas ilegal. Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah,” tegasnya dalam keterangan, Rabu (21/1).
Keberhasilan ini menambah daftar panjang dedikasi prajurit Yonarmed 12 Kostrad dalam menjaga tapal batas negara. Di tengah keterbatasan medan dan tantangan wilayah, mereka tetap berdiri tegak, menjadi benteng pertama kedaulatan Indonesia di garis terdepan.

Komentar