Komunitas Noken Care Gelar Doa Bersama dan Sosialisasi UMKM di Lokalisasi Yobar Merauke
ASKARA - Komunitas Noken Care kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan menyambangi penghuni Lokalisasi Yobar, Kelurahan Samkai, RT 19/RW 06, Distrik Merauke, Papua Selatan, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini diisi dengan doa bersama serta sosialisasi penguatan semangat usaha melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam kegiatan tersebut, Komunitas Noken Care bekerja sama dengan Kelompok Kaum Wanita GSJA Filadelfia Merauke serta UMKM Benang Ikat Kalimaro Collection, yang memproduksi kerajinan kain menggunakan metode jelujur dengan pewarnaan alami dan motif khas Papua.
Kegiatan sosial ini merupakan program rutin Komunitas Noken Care yang mencakup ibadah syukur dan pelayanan Firman Tuhan bagi para penghuni Lokalisasi Yobar. Acara dikoordinir oleh Yuli dan diikuti oleh sebanyak 58 orang Pekerja Seks Perempuan (PSP).
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Femmy Pandensolang, STh, dengan dukungan Kaum Wanita GSJA Filadelfia Merauke. Dalam khotbahnya, Pendeta Femmy mengajak peserta untuk memaknai kelahiran Tuhan Yesus sebagai wujud kasih Allah yang menyelamatkan seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Pada kesempatan tersebut, PSP yang beragama Kristen juga menerima hadiah berupa Alkitab.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi pengembangan usaha melalui UMKM yang disampaikan oleh Beza Manafe, Founder Benang Ikat Kalimaro Collection. Beza memperkenalkan proses pembuatan kain jelujur bermotif Papua serta mengajak para peserta untuk berani berkarya melalui potensi dan minat yang dimiliki.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi teman-teman, bahwa kita bisa berkarya melalui sesuatu yang kita sukai. UMKM kriya seperti ini terbuka untuk siapa saja yang mau berusaha dan mengembangkan bakatnya,” ujar Beza, perempuan berdarah Rote tersebut.
Kepada Askara.co, Pendeta Femmy menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberkati secara rohani, tetapi juga menawarkan solusi nyata bagi masa depan para penghuni lokalisasi.
“Saya berharap kami bisa lebih sering datang untuk mendoakan mereka dan berbagi sebagai sesama perempuan,” ujarnya dengan nada haru.
Sementara itu, Koordinator Lokalisasi Yobar, Yuli, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Komunitas Noken Care atas kunjungan kasih tersebut.
“Alhamdulillah, kami merasa masih berharga dan dianggap sebagai mitra yang bisa saling mendukung untuk hal-hal yang baik,” ungkap Yuli.
Namun demikian, Yuli juga menyoroti kondisi aula lokalisasi yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Sosial Kabupaten Merauke. Menurutnya, kondisi bangunan sudah tidak layak, dengan atap bocor dan tanpa plafon, sehingga saat kegiatan berlangsung terdapat banyak genangan air di dalam ruangan.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu memperbaiki aula ini agar lebih layak digunakan untuk kegiatan sosialisasi maupun keagamaan,” tegas Yuli di akhir pertemuan.

Komentar