Selasa, 21 Juli 2026 | 19:49
COMMUNITY

Baret ICMI Aceh Inisiasi Crisis Center Bencana

Baret ICMI Aceh Inisiasi Crisis Center Bencana
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Baret ICMI Aceh, Zam Zam Mubarak (Dok Askara)

ASKARA - Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Baret ICMI) Aceh memperkuat aliansi strategis dengan berbagai pihak guna membentuk Crisis Center penanganan pascabencana di Aceh. Langkah ini diambil untuk meningkatkan koordinasi dan kecepatan respons dalam menghadapi situasi darurat bencana.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Baret ICMI Aceh, Zam Zam Mubarak, mengatakan Crisis Center akan menjadi pusat koordinasi, informasi, dan pengambilan keputusan dalam penanganan bencana, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan.

“Penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Crisis Center ini diharapkan menjadi simpul koordinasi agar respons lebih cepat, terukur, dan terintegrasi,” ujar Zam Zam Mubarak di Banda Aceh, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, Baret ICMI Aceh membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, lembaga kemanusiaan, organisasi masyarakat sipil, hingga sektor swasta nasional. Aliansi strategis ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas penanganan bencana di Aceh yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Zam Zam menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada dampak kerusakan, tetapi juga harus mengedepankan potensi daerah dan masyarakat. Pendekatan ini diyakini mampu mempercepat proses pemulihan secara berkelanjutan.

“Kita tidak bisa larut dalam duka berkepanjangan. Solidaritas adalah modal utama. Data bencana harus diterjemahkan menjadi langkah nyata pemulihan dengan pendekatan potensi, bukan semata pendekatan masalah,” katanya.

Selain aspek kemanusiaan, ia juga menyoroti pentingnya pemulihan ekonomi sebagai bagian tak terpisahkan dari penanganan pascabencana. Menurutnya, kondisi ekonomi yang terpuruk akan memperparah dampak sosial di masyarakat terdampak.

“Pemerintah Pusat harus berperan aktif dalam pemulihan ekonomi Aceh. Jika ekonomi tidak segera dipulihkan, maka beban masyarakat akan semakin berat,” ujar Zam Zam.

Baret ICMI Aceh berharap dukungan penuh dari Majelis Pimpinan Pusat melalui Dewan Pimpinan Pusat Baret ICMI dapat memperkuat pembentukan dan operasional Crisis Center tersebut.

Dengan penguatan aliansi strategis dan dukungan lintas sektor, Baret ICMI Aceh optimistis Crisis Center dapat menjadi model penanganan bencana yang lebih responsif, solid, dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang masyarakat Aceh.

 

 

Komentar