Senin, 15 Juni 2026 | 19:50
MILITER

KM Polo Ditinggal Awak di Lingga, TNI AL Temukan Kontainer Misterius

KM Polo Ditinggal Awak di Lingga, TNI AL Temukan Kontainer Misterius
TNI Angkatan Laut melalui Lanal Dabo Singkep di bawah jajaran Kodaeral IV memimpin pemeriksaan gabungan terhadap kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak (Dok Kodaeral IV)

 ASKARA - TNI Angkatan Laut melalui Lanal Dabo Singkep di bawah jajaran Kodaeral IV memimpin pemeriksaan gabungan terhadap kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025).

Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat Desa Pekajang yang pertama kali menemukan kapal dalam kondisi mencurigakan pada Jumat (26/12/2025). Menindaklanjuti laporan itu, Lanal Dabo Singkep segera mengerahkan tim gabungan bersama instansi terkait.

Komandan Lanal Dabo Singkep menginstruksikan pelaksanaan pengecekan lapangan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kapal, muatan, serta potensi pelanggaran hukum yang mungkin terjadi. Tim gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan Patroli Sea Rider setelah melaksanakan apel kesiapan.

Setibanya di lokasi, tim melakukan pemeriksaan fisik kapal dan mendapati KM Polo dalam kondisi tidak layak operasi. Sejumlah kerusakan ditemukan, di antaranya tidak adanya sekoci, crane sekoci dalam keadaan rusak, reling kapal patah, serta badan kapal mengalami korosi cukup parah.

Pada bagian palka kapal, tim menemukan sembilan kontainer berukuran 45 feet dalam kondisi tertutup dan satu kontainer 20 feet dalam keadaan terbuka yang berisi tali karung. Sementara itu, kondisi anjungan kapal terpantau berantakan dan minim peralatan navigasi, dengan hanya satu unit kompas yang ditemukan.

Pemeriksaan juga dilakukan pada kamar awak kapal, dapur, dan ruang mesin. Seluruh ruangan tersebut ditemukan dalam kondisi tidak terawat, berbau menyengat, serta sebagian mesin terendam air bercampur oli.

Selain pemeriksaan fisik, tim gabungan menemukan sejumlah dokumen kapal di anjungan, antara lain Ship’s Log Book, Radio Log Book, Deck Department Arrival File, serta Crew List yang mencantumkan enam nama awak kapal. Namun hingga pemeriksaan selesai, tidak ditemukan satu pun awak atau kru KM Polo di lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, KM Polo diduga telah ditinggalkan dalam waktu cukup lama. Hal tersebut ditandai dengan kondisi bagian dalam kapal yang berantakan serta kerusakan eksterior akibat cuaca dan paparan air laut dalam jangka waktu panjang.

Pemeriksaan gabungan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan yurisdiksi nasional, sekaligus memastikan tidak adanya pelanggaran hukum laut di wilayah Kabupaten Lingga.

 

Komentar