Drama di Tengah Laut! Kru Asing Kritis Dievakuasi Helikopter Basarnas
ASKARA - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi secara medis seorang warga negara asing (WNA) yang mengalami kondisi kesehatan serius saat berada di atas kapal kargo di perairan Sumatera Barat, Jumat (19/12/2025). Korban dievakuasi dalam pelayaran dari Kalimantan, Indonesia menuju India.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang menerima laporan darurat pada pukul 06.30 WIB dari nakhoda kapal kargo Besiktas Kazakhstan. Dalam laporan tersebut disampaikan permintaan evakuasi medis (medivac) terhadap seorang kru kapal bernama Mamerto, pria berusia 51 tahun berkewarganegaraan Filipina, yang mengalami demam, pusing, serta gangguan penglihatan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan bersama awak KN SAR Yudhistira segera diberangkatkan dari Pelabuhan ASDP Bungus menuju titik penjemputan. Perjalanan laut menuju lokasi evakuasi memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Balai Karantina Kesehatan Kelas I Padang, serta agen kapal tiba di titik pertemuan sekitar pukul 08.00 WIB. Setibanya di kapal, petugas Balai Karantina Kesehatan melakukan pemeriksaan medis awal terhadap korban.
Untuk mempercepat proses evakuasi mengingat jarak lokasi kapal yang cukup jauh dari daratan, Basarnas mengerahkan helikopter Dauphin HR-3604 yang diterbangkan dari Bandara Internasional Minangkabau. Korban kemudian dievakuasi melalui udara dan langsung dibawa menuju Kota Padang.
Mamerto selanjutnya diterbangkan ke Landasan Udara Sutan Syahrir dan dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang guna mendapatkan penanganan medis lanjutan. Seluruh unsur SAR kembali ke Pelabuhan Bungus sekitar pukul 10.15 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Abdul Malik, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat. Ia menegaskan keberhasilan operasi ini tidak lepas dari koordinasi yang solid dan kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan.

Komentar