Selasa, 21 Juli 2026 | 22:16
COMMUNITY

Di kawal Pasukan Brigif 25/Siwah, Relawan BFLF & Gemantara Salurkan Bantuan Logistik ke Langkahan

Di kawal Pasukan Brigif 25/Siwah, Relawan BFLF & Gemantara Salurkan Bantuan Logistik ke Langkahan
Relawan BFLF & Gemantara Salurkan Bantuan Logistik ke Langkahan (dok.askara)

ASKARA - Setelah lebih dari dua pekan dilanda bencana banjir dan longsor, masyarakat Langkahan akhirnya menerima bantuan langsung dari relawan BFLF dan Gemantara LSM’ACUT yang didampingi oleh Brigif 25/Siwah. Penyaluran bantuan dilakukan secara aman, lancar, dan menyentuh hati warga yang selama ini terisolir akibat jalanan terputus dan rumah-rumah tertimbun lumpur.  

Mutia, Ketua BFLF LSM’ACUT, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran distribusi bantuan. “Alhamdulillah, hari ini bersama pengawalan TNI AD khususnya Brigif 25/Siwah, kami bisa menyalurkan bantuan ke Langkahan. Semoga sedikit yang kami bawa dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya, dalam rilis yang diterima askara.co, Jum'at (12)12).

Bantuan yang disalurkan meliputi:  
- 15.000 potong kue basah dari Ibu Rosmawar  
- 50 dus air mineral dari Jalasenastri Kota Sabang  
- Setengah truk pakaian layak pakai dari BFLF Kota Sabang  
- 20 dus roti kering dan 5 dus mie instan dari Mayor Gusti Harto Bais  
- Logistik tambahan dari Qothrunnadaa Learning Center (QLC) Bekasi  

Penyaluran dilakukan dengan metode direct distribution, yakni bantuan langsung diberikan ke tangan masyarakat tanpa perantara. Selain makanan dan pakaian, warga juga menerima perlengkapan mandi seperti sabun, odol, dan sikat gigi.  

Lettu Agam Akmal bersama anggota Brigif 25/Siwah turut mendampingi jalannya distribusi, dengan Nazaruddin, Ketua Gemantara Aceh, sebagai penunjuk jalan. Kehadiran aparat dan relawan membuat proses penyaluran berlangsung tertib dan penuh rasa solidaritas.  

Meski bantuan mulai berdatangan, kondisi masyarakat masih memprihatinkan. Banyak warga mengungsi tanpa tenda dan harus tidur di alam terbuka. Relawan berharap tenda darurat segera tersedia agar anak-anak tidak lagi tidur di bawah langit terbuka.  

“Terima kasih kepada seluruh donatur hamba Allah yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Hanya Allah yang mampu membalas kebaikan ini,” tutup Mutia penuh haru.

Komentar