Sudinhub Tertibkan Angkot Liar di Stasiun Cakung Setelah Lapdumas Warga
ASKARA - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Timur menindak cepat laporan masyarakat terkait maraknya angkutan kota yang parkir sembarangan di kawasan Stasiun Cakung pada Selasa (9/12/2025). Laporan tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Operasi Sudinhub Jakarta Timur, Emiral August Dwinanto, yang mendapat aduan bahwa sejumlah sopir angkot berhenti dan parkir tidak teratur, bahkan melintang di badan jalan hingga mengganggu arus lalu lintas serta membahayakan pengendara dan pejalan kaki menuju stasiun.
Usai menerima laporan, Emiral segera memerintahkan Koordinator Operasi Bidang Penindakan, Nurul Anwar, S.Sos., untuk melakukan pengecekan langsung. Menindaklanjuti instruksi tersebut, Nurul bersama Tim Tindak Sudinhub Jakarta Timur turun ke lokasi dengan dukungan personel Polri dan TNI Sub Garnizon.
Dalam operasi di lapangan, petugas mendapati sejumlah angkot melakukan pelanggaran, termasuk kendaraan yang masa berlaku pajaknya telah habis. Terhadap pelanggar, petugas langsung melakukan penilangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Nurul Anwar menegaskan bahwa operasi ini merupakan respon langsung atas arahan pimpinan.
“Operasi ini dilaksanakan atas perintah Bapak Kasi Operasi, Bapak Emiral August Dwinanto. Setiap laporan masyarakat wajib segera ditindaklanjuti, terlebih yang mendesak, demi kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Dasar Hukum Penindakan
Penertiban mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, meliputi:
Pasal 106 ayat (4): kewajiban pengemudi mematuhi tata cara berhenti dan parkir.
Pasal 287 ayat (3): sanksi bagi pengemudi yang parkir tidak sesuai aturan.
Pasal 288 ayat (1): kewajiban kendaraan memiliki STNK yang sah dan berlaku.
Sudinhub Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat merespons laporan warga serta meningkatkan intensitas penertiban di titik-titik rawan, terutama di sekitar fasilitas publik dan kawasan transportasi massal seperti Stasiun Cakung.

Komentar