Sekjen DPR Akui Media Mitra Strategis Bangun DPR yang Terbuka dan Responsif
ASKARA-DPR menyadari pentingnya kolabarasi dengan media sebagai bagian dari upaya membangun parlemen yang lebih terbuka dan responsif.
Pihaknya melihat dinamika yang terjadi di Senayan menunjukkan kebutuhan adaptasi disemua lini pelayanan parlemen.Ini kesempatan menata langkah ke depan.
"Banyak dinamika yang kita lalui bersama, dan kita harus siap dengan tantangan besar yang sangat dinamis,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, dia menjelaskan bahwa evaluasi internal dilakukan pada tiga sektor utama: dukungan persidangan, dukungan administratif, dan dukungan keahlian.
Tiga aspek itu, ujarnya harus bergerak selaras untuk memastikan DPR dapat menjawab kebutuhan publik yang terus berkembang.
Nah, salah satu poin yang ikut disorotny adalah pelaksanaan program magang nasional yang baru saja diterima DPR. Sebanyak 250 peserta magang kini ditempatkan di berbagai satuan kerja, termasuk Kantin Demokrasi.
Langkah tersebut, kata Indra, diambil sebagai kontribusi DPR terhadap peningkatan peluang kerja bagi kaum muda.“Meski tidak ada formasi baru, kami putuskan menerima mereka sebagai bagian dari tanggung jawab membuka akses bagi saudara-saudara kita yang belum beruntung,” ujarnya.
Menurutnya sekitar 100 peserta magang akan dilibatkan dalam proses identifikasi dan penataan ulang sejumlah undang-undang.
Menurut Indra, kesempatan ini menjadi pengalaman yang langka, terutama bagi lulusan hukum yang belum tentu dapat langsung terlibat dalam penyusunan regulasi di lembaga negara.
Menutup sambutan, Indra menegaskan pentingnya sinergi antara Kesetjenan DPR dan wartawan parlemen agar setiap tahapan legislasi, pengawasan, dan anggaran dapat dipahami publik secara utuh dan transparan. (dry)

Komentar