Minggu, 12 Juli 2026 | 22:36
NEWS

BENCANA SUMATERA DAN ACEH

Kemenkes Diminta Segera Bentuk Satgas Nakes Tangani pengungsi Di Aceh

Kemenkes Diminta Segera Bentuk Satgas Nakes Tangani pengungsi Di Aceh
Warga Aceh korban bencana banjir bandang yang mengungsi. (dok)

ASKARA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta untuk segera mengirimkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) ke wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pasalnya, kondisi pengungsi di Bireuen, Aceh, terutama lansia dan balita yang mulai sakit.

“Kemenkes harus segera kirim dokter, nakes, dan obat-obatan. Waspadai penyakit pascabanjir, utamakan lansia dan anak-anak. Rumah sakit dan puskesmas harus siap merawat mereka,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini Rabu (3/12/2025).

Untuk itu dia mengusulkan pembentukan Satgas Nakes Tanggap Bencana agar penanganan kesehatan bisa lebih cepat dan terkoordinasi. Politisi Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya posko kesehatan di lokasi pengungsian serta pemeriksaan rutin bagi warga terdampak.

Di Masjid Jamik Al Istiqamah, Ulee Tutue, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, ratusan pengungsi dari beberapa desa kini bertahan dengan kondisi minim fasilitas. Listrik padam, air bersih tidak tersedia, dan balita kekurangan susu. Sejumlah lansia dan anak-anak mulai sakit sehingga membutuhkan layanan medis segera.

“Selain kesehatan, kebutuhan balita seperti susu masih minim. Kami berharap bantuan segera datang,” kata Keuchik Lhok Nga, Saiful Amri.

Yahya menegaskan, keberadaan satgas khusus akan membuat Kemenkes lebih siap menghadapi bencana di berbagai daerah. “Pendidikan dan kesehatan warga terdampak harus tetap berjalan. Satgas nakes tanggap bencana bisa jadi solusi,” ujarnya.(dry)

Komentar