Rabu, 17 Juni 2026 | 19:12
MILITER

Tiga Prajurit Terbaik Gugur di Medan Bencana Demi Selamatkan Warga

Tiga Prajurit Terbaik Gugur di Medan Bencana Demi Selamatkan Warga
Prajurit terbaik yang gugur tengah di bawa dengan ambulans TNI (Dok Puspen TNI)

ASKARA - Dua dari tiga prajurit TNI AD Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) yang sebelumnya hilang kontak saat menjalankan tugas evakuasi korban longsor di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang, akhirnya ditemukan. Kabar ini menjadi perkembangan penting dalam operasi kemanusiaan yang terus dilaksanakan di wilayah terdampak bencana demi keselamatan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Serda Robi dari Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar bersama Prada Zeni Marpaung dan Pelda Yudi Gusnadi dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang merupakan prajurit yang berada di garis depan saat membantu evakuasi warga terdampak longsor dan banjir. Ketiganya bergerak cepat tanpa ragu, mengutamakan keselamatan masyarakat di atas keselamatan diri sendiri, sebuah cerminan watak ksatria prajurit TNI.

Serda Robi menjadi prajurit pertama yang ditemukan dalam keadaan gugur dan berhasil dievakuasi. Sejak Kamis, pencarian dua prajurit lainnya dilakukan tanpa henti oleh tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan pemerintah daerah. Kerja sama lintas instansi ini akhirnya membuahkan hasil pada Jumat, 28 November 2025, pukul 14.05 WIB, ketika Prada Zeni Marpaung ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Setelah proses identifikasi oleh tim Inafis Polda Sumbar, ia dipastikan telah gugur dalam menjalankan tugas mulianya.

Dengan demikian, dua prajurit terbaik bangsa, Serda Robi dan Prada Zeni Marpaung, telah ditemukan gugur sebagai pahlawan kemanusiaan. Mereka meninggalkan teladan tentang pengabdian tanpa pamrih, keberanian yang tidak goyah, serta komitmen TNI untuk selalu hadir di saat rakyat membutuhkan perlindungan.

Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Letkol Kav Taufiq, S.Sos., M.M., menyampaikan belasungkawa mendalam atas kehilangan tersebut. “Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini segera berakhir,” ujarnya.

Sementara itu, upaya pencarian terhadap satu prajurit lainnya, Pelda Yudi Gusnadi, terus dilakukan oleh tim gabungan. Semangat pengabdian Serda Robi dan Prada Zeni Marpaung diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI serta pengingat bahwa tugas kemanusiaan adalah kehormatan tertinggi seorang ksatria bangsa. Mereka telah menunaikan kewajiban dengan gagah berani, dan bangsa tidak akan pernah melupakan jasa mereka.

 

 

Komentar