Selasa, 21 Juli 2026 | 22:27
MILITER

Pusterad Latih 220 Prajurit Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

Pusterad Latih 220 Prajurit Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional
Foto bersama Wadan Pusterad dan 220 prajurit Program Ketahanan Pangan Nasional (Dok Pusterad)

ASKARA - Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menggelar kegiatan Pembekalan Ketahanan Pangan TA 2025 dengan melibatkan 220 prajurit perwakilan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini dibuka melalui upacara resmi yang dipimpin Wakil Komandan Pusterad Mayjen TNI Agus Prangarso, S.Sos., bertempat di Pusdikter Pusterad, Jalan Raya Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat, Senin (24/11/2025).

Dalam sambutan Komandan Pusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno yang dibacakan oleh Wadanpusterad, kegiatan ini diharapkan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada prajurit terpilih dan menegaskan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh serta siap menyebarluaskan ilmu kepada satuan maupun masyarakat di wilayah binaan.

“Ketahanan pangan adalah aspek strategis yang harus dikelola dengan baik. Melalui kebijakan pembinaan teritorial, TNI Angkatan Darat mengambil peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Letjen Syafei Kasno juga mengingatkan bahwa kegagalan dalam menyiapkan sektor pangan dapat berdampak besar terhadap kestabilan negara. Karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan, mulai dari perlindungan produksi hingga peningkatan kesejahteraan petani. Ia menegaskan komitmen Pusterad mendukung penuh program ketahanan pangan TNI AD melalui peningkatan kapasitas personel.

Lewat program pembekalan ini, para prajurit dibekali pengetahuan, teknologi pertanian, dan keterampilan peternakan agar mampu memberi kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Para personel Yonif TP juga diharapkan menjadi motor penggerak pendampingan masyarakat di berbagai wilayah.

“Pembekalan ini bukan hanya soal teknik bertani atau beternak, tetapi juga memperluas wawasan menuju masa depan pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” pesan Danpusterad dalam penutupnya.

Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program nasional menuju kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan teritorial yang berkelanjutan.

 

 

Komentar