Kamis, 09 Juli 2026 | 15:12
NEWS

Jakarta Gelar Parade Hari Pahlawan 2025, Angkat Semangat Nasionalisme dan Kreativitas Kota

Jakarta Gelar Parade Hari Pahlawan 2025, Angkat Semangat Nasionalisme dan Kreativitas Kota
Jakarta gelar Parade Hari Pahlawan 2025 (Dok Askara)

ASKARA - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menggelar Jakarta Parade Hari Pahlawan 2025 di Ancol Taman Impian, Sabtu (15/11/2025). Perayaan publik berskala besar ini mengusung semangat perjuangan dalam format yang meriah, inklusif, dan kreatif.

Mengangkat tema “Spirit Pahlawan – Energi Jakarta”, parade ini menampilkan pesan bahwa Jakarta bukan hanya kota megapolitan, melainkan ruang hidup tempat warisan perjuangan para pahlawan bertransformasi menjadi energi kreatif dan progresif. Acara ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi seniman, komunitas kreatif, pelajar, dan masyarakat untuk mengekspresikan karya serta kebanggaan terhadap identitas kota.

Parade dimulai pukul 15.00 WIB dari Bundaran Symphony of The Sea, diawali pembacaan sajak perjuangan dan penampilan teater Abang None Jakarta yang memadukan budaya Betawi dengan narasi kekinian. Setelah momen Flag Off, rangkaian mobil hias (float) tematik bergerak menyusuri area tepi pantai dari Lagoon hingga Pantai Carnaval.

Sebanyak 12 float tematik dihadirkan, menampilkan kisah perjuangan bangsa dari berbagai era—mulai dari Fatahillah dan Jayakarta, simbol perlawanan di Lapangan Banteng, hingga Monumen Nasional (Monas) yang merepresentasikan kemenangan dan semangat persatuan. Tokoh-tokoh nasional seperti M.H. Thamrin, Ki Hajar Dewantara, R.A. Kartini, dan Jenderal Soedirman juga ditampilkan melalui instalasi visual dan teatrikal modern.

Sebagai bentuk penghormatan, panitia memberikan Lifetime Achievement Award kepada M.H. Thamrin, pejuang asal Jakarta yang dikenal konsisten memperjuangkan hak rakyat dan kemajuan bangsa.

Usai parade kendaraan hias, kemeriahan berlanjut dengan konser musik yang menghadirkan kolaborasi berbagai musisi tanah air, di antaranya Payung Teduh, Souljah, Moluccan Soul, dan Namoy Budaya. Partisipasi UMKM lokal, komunitas seni, serta pelaku industri kreatif turut memeriahkan acara, menjadikan Jakarta Parade bukan sekadar hiburan, tetapi juga ajang pemberdayaan ekonomi dan promosi budaya.

Sebagai agenda tahunan, Jakarta Parade diproyeksikan menjadi ikon kebanggaan warga ibu kota dan daya tarik wisata baru yang memperkuat citra Jakarta sebagai kota budaya dan inovasi. Masyarakat dapat menyaksikan parade cukup dengan membeli tiket masuk Pintu Gerbang Utama (PGU) Ancol.

Panitia mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan momen berwarna ini dan menjadi bagian dari “Energi Jakarta” menuju kota global.

 

 

Komentar