Kamis, 04 Juni 2026 | 10:01
COMMUNITY

Semangat Muda, Dedikasi Tanpa Batas: Mahasiswa Keperawatan Unimus Jadi Tim Medis di Ajang Nasional

Semangat Muda, Dedikasi Tanpa Batas: Mahasiswa Keperawatan Unimus Jadi Tim Medis di Ajang Nasional
Mahasiswa Keperawatan Unimus jadi tim medis di ajang nasional (Dok Prima)

ASKARA - Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Piala Tugu Muda Junior tahun 2025 sebagai bagian dari tim medis resmi. Keterlibatan mereka menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kegiatan olahraga nasional sekaligus mengaplikasikan ilmu kesehatan di lapangan.

Kompetisi Legendaris Sejak 1987

Kejuaraan nasional (Kejurnas) “Tugu Muda Cup 2025” diselenggarakan oleh Pengprov Pelti Jawa Tengah bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) sebagai mitra utama. Ajang ini berlangsung sejak 13 - 17 Oktober 2025 di empat lokasi utama: GOR Tri Lomba Juang Semarang, GOR Unnes, Stadion Jatidiri Semarang, dan kampus Unimus Semarang.

Sebanyak 23 atlet dari berbagai kelompok umur (KU-8 hingga KU-18) berlaga memperebutkan medali dalam kejuaraan legendaris yang telah diadakan sejak tahun 1987 ini. Tahun ini, even tersebut kembali berjalan sukses dan lancar, menghadirkan semangat kompetisi yang tinggi di kalangan atlet muda Indonesia.

Bangga Bisa Mengabdi di Lapangan

Salah satu mahasiswa Keperawatan Unimus Semarang yang bertugas di GOR Tri Lomba Juang, Retno, mengaku bangga dan senang bisa menjadi bagian dari tim medis di kejuaraan nasional tersebut.

“Selama ini kami banyak belajar teori di kelas. Kini kami benar-benar bisa menerapkannya di lapangan, membantu atlet dan peserta yang membutuhkan pertolongan pertama. Ini pengalaman berharga bagi kami,” ungkap Retno dengan penuh semangat.

Menurut Retno, pengalaman menjadi tim medis di ajang besar ini tidak hanya menambah keterampilan praktis, tetapi juga memperkuat rasa empati, tanggung jawab, dan kerja sama tim di tengah dinamika pertandingan yang berlangsung cepat dan penuh tekanan.

Apresiasi Dosen Pembimbing

Dosen dari Program Studi Spesialis Medikal Bedah Unimus Semarang, Prima Trisna Aji, yang turut serta sebagai tim medis, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap mahasiswa yang terlibat.

“Mahasiswa Keperawatan Unimus Semarang menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka tidak hanya sigap dan profesional, tetapi juga proaktif dalam menjalankan tugas di lapangan. Ini bukti bahwa pembelajaran di kampus mampu diterapkan dengan baik dalam situasi nyata,” ujar Prima.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan nasional seperti ini menjadi bentuk nyata implementasi Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) yang berdampak serta  di mana mahasiswa didorong untuk belajar langsung dari pengalaman lapangan. Team medis sendiri merupakan team medis professional dimana terdiri dari Dokter, Perawat, Meassure, Sport Science, Okupasi, mahasiswa kesehatan dan team ambulance.

Sinergi Dunia Pendidikan dan Olahraga

Kolaborasi antara Pengprov Pelti Jawa Tengah dan Unimus menjadi contoh nyata sinergi positif antara dunia pendidikan dan olahraga. Selain memperkuat layanan kesehatan di ajang olahraga nasional, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ajang Piala Tugu Muda Junior 2025 tak hanya menjadi panggung bagi para atlet muda, tetapi juga wadah pembelajaran berharga bagi calon tenaga kesehatan masa depan. Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian, mahasiswa Keperawatan Unimus membuktikan bahwa kompetensi keperawatan tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga di tengah hiruk-pikuk lapangan olahraga.

 

Komentar