Pusaka Indonesia Gelar Sarasehan Kebangsaan: Membumikan Pancasila, Membangkitkan Nusantara
ASKARA - Dalam rangka menyongsong peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Pusaka Indonesia menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Membumikan Pancasila, Membangkitkan Nusantara” di Griya Tirta Sari, Sirnoboyo, Wonogiri, pada Minggu (24/8).
Acara ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua Umum Pusaka Indonesia Setyo Hajar Dewantoro, Laksda TNI (Purn) Untung Suropati selaku Inisiator Gerakan Kembali ke Nusantara, serta Dr. Revrisond Baswir, Penasihat Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM. Ketiganya mengupas makna Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai napas dan jiwa bangsa yang menuntun perjalanan Indonesia dari masa ke masa.
Sarasehan ini menjadi ruang refleksi dan dialog mendalam untuk melihat Pancasila sebagai way of life yang nyata terimplementasi, khususnya dalam bidang ekonomi kerakyatan. Menurut panitia, penguatan ekonomi berbasis rakyat menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan nasional di tengah dinamika global.
Adapun tujuan kegiatan ini antara lain menggali esensi nilai Pancasila sebagai warisan agung Nusantara, memperkuat penerapan Pancasila dalam ekonomi kerakyatan, menegaskan perannya sebagai benteng ketahanan nasional, hingga memperkenalkan Pusaka Indonesia sebagai perkumpulan yang memiliki misi mengembalikan kejayaan Nusantara. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan optimisme masyarakat dalam berkarya bagi kemajuan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, Pusaka Indonesia menegaskan bahwa membumikan Pancasila berarti menghidupkan kembali jiwa bangsa. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi sumber kekuatan, kearifan, dan optimisme kolektif untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang gemilang.

Komentar