TNI Bangun Drainase Raksasa di Buru Selatan, Taklukan Alam Demi Rakyat
ASKARA - Hujan deras, akses terbatas, hingga medan berat tak menyurutkan langkah prajurit TNI dari Satgas TMMD ke-125 Kodim 1506/Namlea. Di Desa Waenono, Kabupaten Buru Selatan, mereka bergelut dengan lumpur dan waktu demi mewujudkan satu proyek vital: pembangunan reol atau drainase raksasa sepanjang 315,10 meter.
Drainase ini tak biasa. Dengan tinggi 3,5 meter dan lebar 2,75 meter, infrastruktur tersebut menjadi tumpuan harapan warga untuk mengatasi banjir tahunan dan memperbaiki kualitas lingkungan. Namun, proyek besar ini datang dengan tantangan besar pula.
“Material harus diangkut manual karena jalan tak bisa dilalui kendaraan berat. Kami harus memikul batu dan pasir, namun semua kami jalani dengan semangat,” ujar Dansatgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea, penuh tekad.
Cuaca pun tak bersahabat. Hujan mengguyur deras hampir setiap hari, menghambat proses konstruksi dan membuat lokasi proyek tergenang. Namun bukan TNI namanya bila menyerah oleh rintangan alam. Dengan perlengkapan seadanya dan gotong royong bersama warga, Satgas tetap melanjutkan pembangunan demi kepentingan masyarakat.
Letkol Inf Mohammad Tamami, S.Sos, Dandim 1506/Namlea, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar membangun drainase, tetapi juga membangun harapan. “Kami hadir bukan hanya untuk menyelesaikan program fisik, tapi juga menanamkan semangat juang dan kebersamaan. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu bersama rakyat,” ujarnya.
Warga Desa Waenono menyambut hangat kehadiran Satgas. Banyak dari mereka ikut membantu di lapangan, bahu-membahu demi selesainya proyek yang akan menjadi benteng dari bencana banjir di masa depan.
TMMD ke-125 ini membuktikan bahwa ketika rakyat dan TNI bersatu, tidak ada tantangan yang tak bisa ditaklukkan. Drainase Waenono bukan sekadar saluran air, ia adalah simbol ketangguhan, pengabdian, dan cinta Tanah Air.

Komentar