Brigif 4 Marinir/BS Konsisten Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pertanian, Peternakan, dan Perikanan
ASKARA - Dalam mendukung program nasional Makan Bergizi, Brigif 4 Marinir/BS TNI Angkatan Laut terus menunjukkan komitmen kuat melalui program ketahanan pangan terpadu. Program ini dilaksanakan secara konsisten di tiga sektor utama: pertanian dan perkebunan, peternakan, serta perikanan.
Di sektor pertanian dan perkebunan, Brigif 4 Mar/BS dan jajarannya membudidayakan berbagai tanaman unggulan seperti padi, sayuran, dan buah-buahan antara lain kangkung, terong, singkong, pisang, ubi jalar, cabai, tomat, serai, melon, nanas, advokat, pepaya California, dan durian. Seluruh proses dilakukan secara organik menggunakan cairan mikro organisme PA63-B4HS yang ramah lingkungan untuk menyuburkan tanah. Hasil panen ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi prajurit dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Di sektor peternakan, satuan ini mengelola ayam petelur, ayam kampung Jawa, bebek pedaging, kambing etawa, domba, dan sapi. Semua dilakukan untuk menghasilkan sumber protein hewani yang sehat dan mendukung konsumsi pangan mandiri. Selain itu, Brigif 4 Mar/BS juga membudidayakan lalat BSF atau magot sebagai pakan ternak dan ikan.
Sementara itu, sektor perikanan difokuskan pada budidaya ikan patin, gurame, lele, dan nila melalui sistem kolam bioflok, serta ikan bawal bintang dalam keramba jaring apung. Ikan-ikan ini menjadi alternatif sumber protein yang murah dan bergizi.
Beberapa waktu lalu, Brigif 4 Mar/BS kembali melakukan tabur benih ikan bawal bintang sebanyak 5.000 ekor, serta panen melon varietas Inthanon untuk keempat kalinya. Melon ini dikenal memiliki tekstur lembut, kaya vitamin, dan bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti keberhasilan satuan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Komandan Brigif 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Supriyadi Tarigan, menegaskan, “Dengan semangat prajurit Petarung Harimau Sumatera, Brigif 4 Mar/BS dan jajarannya terus berdiri tegak sebagai garda terdepan, tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam mewujudkan kemandirian pangan bangsa.”

Komentar