Rabu, 22 Juli 2026 | 04:24
MILITER

Satgas Trisila-25 TNI AL Disambut Meriah di Nabire, Wujudkan Kepedulian Maritim

Satgas Trisila-25 TNI AL Disambut Meriah di Nabire, Wujudkan Kepedulian Maritim
Satgas Trisila-25 TNI AL disambut meriah di Nabire (Dok Dispenal)

ASKARA – Kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Trisila-25 TNI Angkatan Laut di Pelabuhan Umum Samabusa, Nabire, disambut dengan penuh sukacita oleh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, Senin pagi (7/7). Dua unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dari jajaran Komando Armada (Koarmada) III, yakni KRI Teluk Wondama-527 dan KRI Panah-626, tiba dan bersandar di dermaga dengan gagah.

Dipimpin oleh Wakil Komandan Satgas Trisila-25, Kolonel Laut (P) Yohanes Upang I., S.E., M.Tr.Hanla., M.M., rombongan disambut hangat oleh Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, Forkopimda, serta pejabat pemerintah daerah setempat.

Suasana penyambutan berlangsung semarak dengan nuansa budaya lokal. Tarian adat Papua, tradisi injak piring, dan pengalungan bunga menyambut para prajurit laut sebagai bentuk penghormatan dan rasa bangga masyarakat Nabire terhadap kehadiran TNI AL.

Selama berada di Nabire, Satgas Trisila-25 akan menggelar berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti penanaman mangrove, grebek sampah di Pantai Nabire, serta kegiatan “open ship” yang membuka akses masyarakat untuk mengenal lebih dekat kapal perang TNI AL.

Kolonel Yohanes menegaskan bahwa kehadiran Satgas ini adalah bukti nyata komitmen TNI AL untuk memperkuat kedekatan dengan rakyat dan menggugah kepedulian terhadap laut dan lingkungan.

"Kami hadir untuk menginspirasi, mengedukasi, dan membangkitkan semangat cinta laut. TNI AL berkomitmen mendukung potensi maritim nasional, khususnya di wilayah pesisir seperti Nabire," ungkapnya.

egiatan ini turut dihadiri tokoh adat, perwakilan instansi vertikal, serta ratusan warga yang antusias. Kehadiran Satgas Trisila-25 bukan hanya menjadi momen strategis pertahanan laut, tapi juga perayaan solidaritas antara militer dan masyarakat dalam menjaga maritim Indonesia.

 

 

Komentar