Kontingen Satgas Patriot II Tiba di Paris
Kibarkan Semangat Merah Putih di Bastille Day 2025
ASKARA - Langkah kaki para prajurit Indonesia menginjak tanah Eropa, membawa harapan, kehormatan, dan kebanggaan bangsa. Kontingen Satgas Patriot II resmi tiba di Paris, Prancis, Minggu malam (6/7) dan Senin pagi (7/7), untuk berpartisipasi dalam Bastille Day 2025, parade militer paling bergengsi yang digelar setiap 14 Juli di jantung kota Paris.
Kehadiran kontingen Indonesia dalam ajang internasional ini bukan sekadar rutinitas seremoni, tetapi simbol kuat penguatan diplomasi pertahanan serta pengakuan dunia terhadap profesionalisme dan dedikasi TNI dalam menjaga perdamaian global.
Di tengah gemerlap kota Paris, para personel disambut hangat oleh Atase Pertahanan RI, Marsma TNI Anang Surdwiyono, serta Wakil Gubernur Militer Paris, Brigadir Jenderal Antoine de Loustal. Momen penyambutan ini menjadi awal dari babak baru persahabatan dan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Prancis.
Setelah prosesi penyambutan, kontingen Indonesia bergerak menuju barak militer di kawasan Vincennes. Di tempat inilah semangat Merah Putih kembali digembleng, mempersiapkan diri untuk tampil sempurna di hadapan dunia.
Pada hari pertama, para prajurit menuju kawasan militer Satory, dekat Versailles, untuk menjalani serangkaian pelatihan teknis. Penguasaan jalur evakuasi, simulasi posisi parade, hingga ketepatan formasi menjadi bagian penting dari persiapan yang dijalani dengan penuh disiplin.
Keikutsertaan Indonesia dalam Bastille Day 2025 bukan hanya soal barisan seragam rapi dan derap langkah tegap, melainkan pesan lantang bahwa Indonesia hadir sebagai bagian dari komunitas global yang menjunjung tinggi perdamaian, stabilitas, dan kerja sama antarbangsa.
Di atas Champs-Élysées yang megah, saat bendera Merah Putih berkibar, dunia akan melihat: Indonesia bukan sekadar penonton, melainkan bagian dari penjaga martabat dan harmoni dunia.

Komentar