Rabu, 22 Juli 2026 | 00:12
MILITER

Yonif 11 Marinir Tembus Hutan Papua, Siap Lawan Sniper dan Serangan Musuh

Yonif 11 Marinir Tembus Hutan Papua, Siap Lawan Sniper dan Serangan Musuh
Prajurit Yonif 11 Marinir asah kemampuan tempur di Papua Barat Daya (Dok Dispenatmada3)

ASKARA – Dalam rangkaian Latihan Standar Kemampuan LSL I Triwulan II TA 2025, prajurit Batalyon Infanteri 11 Marinir melaksanakan latihan materi patroli tempur di wilayah Kelurahan Malaus, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (13/06).

Kegiatan ini memasuki hari ketiga latihan, di mana fokus diarahkan pada patroli tempur sebagai upaya menguji kemampuan serta keterampilan prajurit, khususnya prajurit infanteri Korps Marinir. Melalui latihan ini, diharapkan setiap personel memahami tugas pokok dan tanggung jawab masing-masing saat melaksanakan patroli dan menghadapi berbagai skenario pertempuran.

Dalam pelaksanaannya, para prajurit dihadapkan dengan sejumlah problem taktis, antara lain penyergapan, kontak kanan, purjumpa (pertemuan mendadak dengan musuh), hingga menghadapi ancaman sniper. Skema latihan ini dirancang untuk mendekati kondisi sebenarnya di medan tempur.

Komandan Yonif 11 Marinir, Letnan Kolonel Marinir Bonifacius Andiwisata, S.H., M.Tr.Opsla, menegaskan pentingnya latihan ini. “Kegiatan ini sangat penting untuk melatih dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit. Harapannya, seluruh prajurit petarung Yonif 11 Marinir selalu siap dan mampu melaksanakan tugas yang diberikan oleh Komando Atas, serta memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi tugas-tugas di masa mendatang,” ujarnya.

Latihan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam membina kemampuan tempur prajurit secara berkesinambungan, agar selalu siap menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara.

 

Komentar