Rabu, 17 Juni 2026 | 16:48
COMMUNITY

Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025

Rayhan Abdul Latief Cetak Rekor Juara

Rayhan Abdul Latief Cetak Rekor Juara
Rayhan Abdul Latief cetak rekor juara (Dok Sisca)

ASKARA – Rayhan Abdul Latief mencetak rekor pada final Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 yang digelar di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, Kamis (12/6). Ia menjadi pegolf putra pertama yang berhasil meraih gelar juara dua tahun berturut-turut di turnamen bergengsi ini.

"Enjoy, have fun. Enjoy the atmosphere, enjoy the moment. Jangan pernah kalah kerja keras sama orang lain," kata Rayhan saat ditanya soal kunci keberhasilannya.

Atlet binaan Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) ini meraih gelar Best Gross Overall divisi putra dengan total 205 pukulan atau 11 di bawah par. Meski di hari terakhir ia menghadapi tantangan berat, Rayhan tetap mampu menjaga keunggulannya. Ia mencetak lima birdie di hole 1, 3, 7, 10, dan 17, namun juga harus menerima empat bogey di hole 10, 12, 14, dan 18, serta satu triple bogey di hole 9. Ia menutup hari dengan 74 pukulan atau 2 di atas par dan menempati posisi T37. Untungnya, performa apik di dua hari pertama, dengan total 131 pukulan atau 13 di bawah par, mengamankan posisinya di puncak klasemen.

Selanjutnya, pegolf berusia 18 tahun ini akan bertolak ke Amerika Serikat pada 14 Juli mendatang. Ia dijadwalkan mengikuti dua turnamen sebelum memulai kuliah di University of North Texas pada bulan Agustus, dengan mengambil jurusan Business Commerce.

Rayhan unggul satu pukulan dari Harman Sachdeva (India), Parin Sarasmut (Thailand), dan Shinichi Suzuki (Filipina) yang menempati posisi T2. Pegolf Indonesia lainnya, Kenneth Sutianto, dan Kyle Johnson (Namibia), berada di peringkat T5 dengan masing-masing 211 pukulan atau 5 di bawah par.

Juara Divisi Putri

Gelar Best Gross Overall divisi putri diraih oleh Prim Prachnakorn dari Thailand yang memimpin dengan 210 pukulan atau 6 di bawah par. Posisi T2 ditempati Bogyeol Kim (Korea Selatan) dan Maiya Okazaki (Jepang), yang tertinggal lima pukulan. Amberly Zaira (Malaysia) dan Guo Jun Xi (Singapura) berbagi tempat di posisi berikutnya dengan total 216 pukulan atau par.

"Saya merasa sangat senang karena lapangan ini tidak mudah dan sangat menantang. Saya hanya berusaha memainkan permainan saya sendiri, mengikuti rencana yang sudah disiapkan," ujar Prim, yang sukses mencetak enam birdie, termasuk tiga berturut-turut di hole 5, 6, dan 7.

Kemenangan ini membuka peluang bagi Prim untuk berlaga di Indonesia Women’s Open 2026.

Kategori Tim dan Development

Dalam kompetisi tim, Thailand tampil sebagai juara dengan total 629 pukulan, diperkuat oleh Teerawut Boonseeor, Parin Sarasmut, Prim Prachnakorn, dan Pinyaphat Kamolborvorn. India menempati posisi kedua dengan 642 pukulan, sementara Tim Indonesia B berada di posisi ketiga dengan 648 pukulan melalui permainan Kenneth Sutianto, Asyrafa Suryanto, Caithlyn Ong, dan Maureen Yose.

Di divisi development putri, Jennifer Quinn Effendi dari Indonesia keluar sebagai juara dengan total 214 pukulan atau 2 di bawah par. Rekannya, Alleta Kahfi, menyusul di posisi kedua dengan 228 pukulan atau 12 di atas par. Tempat ketiga diraih Apinya Panjakabutr dari Thailand.

Untuk divisi development putra, Nguyen Bao Phat dari Vietnam menjadi juara dengan 218 pukulan atau 2 di atas par, disusul Reicher Santoso (Indonesia) dengan 229 pukulan, dan Isaac Timso (Hongkong) di posisi ketiga dengan 232 pukulan.

Apresiasi dari Penyelenggara

Budiarsa Sastrawinata, Pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation dan Presiden Direktur PT Damai Indah Golf Tbk, mengucapkan selamat kepada para juara serta mengapresiasi seluruh peserta.

"Semoga tahun depan dan seterusnya semakin banyak negara yang ikut serta. Lebih banyak negara, lebih banyak prestasi," ujar Budiarsa.

Turnamen ini diikuti oleh 141 peserta dari 21 negara. Empat negara dari Afrika, Botswana, Kenya, Namibia, dan Zimbabwe, untuk pertama kalinya ambil bagian, menambah warna dan membuktikan bahwa Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship telah menjadi ajang bergengsi di kancah golf junior dunia.

 

 

Komentar