Di Istiqlal, Buku Herman Fernandez Diserahkan ke Romo Kolonel Yos Bintoro
ASKARA — Romo Kolonel (Sus) Bintoro, Pr menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya saat menerima buku biografi tentang Herman Yoseph Fernandez, tokoh asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Acara penyerahan buku berlangsung di Aula Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Rabu (28/5).
Dalam sambutannya, Romo Bintoro menyebut bahwa buku tersebut diserahkan oleh Grace, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Herman Fernandez. “Saya bersyukur bahwa Ibu Grace yang asli Larantuka dan Pak Peter yang berasal dari Ende, membawa buku ini sebagai bagian dari roadmap pengusulan gelar pahlawan nasional,” ujar Romo Bintoro.
Ia mengungkapkan bahwa Herman Fernandez merupakan tokoh penting dari tanah Flores yang dikenal sebagai "tanah seribu bunga". Herman disebut sebagai tokoh kedua dari Flores yang diusulkan sebagai pahlawan nasional, setelah Fransiskus Seda.
Romo Bintoro juga menyinggung sejarah perjuangan Herman Fernandez sejak masa muda. Tokoh ini sempat menjadi Tentara Pelajar dan pernah bekerja di tambang saat masa pendudukan Jepang. “Nasionalismenya teruji, dan beliau juga berkontribusi dalam mendukung pendidikan Presiden pertama Indonesia. Dari informasi Ibu Grace, Herman turut membiayai pendidikan Presiden Soekarno di Muntilan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Romo Bintoro menekankan pentingnya semangat kepahlawanan yang diteladankan Herman Fernandez. Ia mengutip konsep servant leadership, yaitu kepemimpinan yang menghasilkan pribadi heroik. “Pemimpin itu tidak hanya menjadi pengatur, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan. Pemimpin sejati adalah mereka yang rela berkorban demi orang lain,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Romo Bintoro mengajak seluruh umat Katolik dan masyarakat Indonesia untuk tidak melupakan jasa para tokoh bangsa. “Kita harus menjadi 100% patriotik agar bisa menjadi 100% Katolik. Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Mari doakan agar Herman Yoseph Fernandez dapat ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,” tutupnya.

Komentar