TNI AL Unjuk Kekuatan di Italia! KRI Brawijaya-320 Siap Guncang Lautan
ASKARA - Dalam rangka mendukung kesiapan operasional sekaligus memperkuat diplomasi pertahanan, Satuan Tugas (Satgas) Yekda Kapal PPA dan calon Komandan KRI Brawijaya-320 melaksanakan Demo Trial serta kegiatan Courtesy Call dengan jajaran pejabat Angkatan Laut Italia, Kamis (22/5).
Demo Trial KRI Brawijaya-320 yang berlangsung hampir 12 jam menjadi bagian krusial dari proses uji coba dan validasi kesiapan kapal perang terbaru Indonesia tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Kelaikan dari Kementerian Pertahanan RI, Satgas Yekda Kapal PPA, dan perwakilan calon pengawak kapal.
Beragam uji coba dilakukan, mulai dari manuver kapal masuk-keluar alur, prosedur penurunan sekoci, pengoperasian Naval Cockpit, hingga pengaktifan gas turbin sebagai sistem pendorong utama. Simulasi sistem lainnya juga dilaksanakan untuk memastikan kelayakan material dan kesiapan personel dalam mengoperasikan kapal.
Pada hari yang sama, Dansatgas Yekda Kapal PPA, Laksma TNI Sumarji Bimo Aji, dan calon Komandan KRI Brawijaya-320, Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, melaksanakan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) ke Commander of 1st Naval Division HQ, Captain (N) Giuseppe Ruta, dan Commanding Officer of Naval Station, Captain (N) David Ilardi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan hubungan persaudaraan antar angkatan laut atau Navy Brotherhood antara TNI AL dan Angkatan Laut Italia.
Dalam keterangannya, Laksma Bimo Aji menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi dari visi Panglima TNI, “PRIMA”, yang menekankan pentingnya TNI menjadi Responsif dan Adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis, termasuk kerja sama pertahanan internasional dan kesiapan alutsista.
“Kehadiran personel TNI AL di Italia dalam proses akhir pengadaan KRI Brawijaya-320 mencerminkan profesionalisme serta komitmen tinggi dalam memperkuat kekuatan maritim nasional,” ujar Laksma Bimo.
KRI Brawijaya-320 merupakan bagian dari program pengadaan kapal perang modern yang dirancang untuk memperkuat postur pertahanan laut Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan regional di masa depan.

Komentar