Rabu, 17 Juni 2026 | 21:25
COMMUNITY

Hanya Butuh 25 Jam, Kardinal Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV

Hanya Butuh 25 Jam, Kardinal Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV
Paus Leo XIV ketika menyapa peziarah (Dok Vaticannewspt)

ASKARA - Proses pemilihan Paus baru kali ini mencatat sejarah sebagai salah satu yang tercepat. Hanya dalam waktu sekitar 25 jam sejak konklaf dimulai, para kardinal pemilih memilih Kardinal Robert Francis Prevost OSA sebagai Paus baru.

Konklaf yang digelar di Kapel Sistina itu berlangsung lancar dan efisien. Biasanya, pemilihan Paus membutuhkan waktu berhari-hari karena harus mencapai kesepakatan dua pertiga suara. Namun kali ini, hanya lebih dari satu hari saja prosesnya sudah rampung.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Subianto Bunjamin. Ia mengatakan, data tersebut ia peroleh dari Kardinal Ignatius Suharyo, satu-satunya kardinal asal Indonesia yang ikut serta dalam konklaf.

"Konklaf kali ini berjalan relatif baik dan cepat. Dalam waktu 25 jam sejak dibuka, Kardinal Robert Francis Prevost terpilih dan memilih nama Leo XIV," kata Mgr Antonius mengutip penuturan Kardinal Suharyo.

Nama Leo XIV yang dipilih Paus baru mengingatkan pada Paus Leo XIII, tokoh besar Gereja yang dikenal sebagai reformis sosial. Pilihan nama ini dianggap sebagai isyarat arah pembaruan yang akan diusung Paus Leo XIV.

Prevost sendiri dikenal sebagai figur moderat yang dekat dengan umat. Ia memiliki pengalaman luas, termasuk dalam pelayanan pastoral di Amerika Latin dan tugas penting di Vatikan untuk urusan biarawan dan serikat hidup kerasulan.

Dengan terpilihnya Paus Leo XIV, umat Katolik di seluruh dunia menyambut harapan baru bagi masa depan Gereja, baik dalam hal pembaruan internal maupun peran global dalam isu-isu sosial, lingkungan, dan perdamaian dunia.

 

 

Komentar