Kamis, 04 Juni 2026 | 07:29
Ruang Menulis

Niat Besar Mengabdi: Kisah Inspiratif Husain Kamal

Niat Besar Mengabdi: Kisah Inspiratif Husain Kamal
Husain Kamal (Dok Husain)

Salma Azhari Fadhilah
Komunikasi Digital dan Media

ASKARA - Hidup yang mengalir, disertai niat baik dan usaha yang tulus, akan selalu mengiringi datangnya takdir yang baik. Kalimat ini seolah menggambarkan perjalanan hidup seorang tenaga pendidik bernama Husain Kamal, S.E., Ak., M.M., CA., CPMA, yang kini dikenal sebagai dosen sekaligus profesional di bidang ekonomi dan keuangan.

Perjalanan hidup Husain dimulai dari kota Surakarta (Solo), tempat ia lahir dan tumbuh sebagai anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak kecil, ia dikenal sebagai sosok yang tekun dan memiliki minat luas terhadap berbagai bidang ilmu. Pendidikan dasar hingga menengah ia tempuh di Solo sebelum akhirnya melanjutkan studi S1 di jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 1999.

Kecintaannya pada dunia keuangan dan akuntansi mendorong Husain untuk serius menekuni bidang tersebut. Ia percaya bahwa akuntansi adalah ilmu yang universal, relevan dalam berbagai aspek kehidupan, dan mampu membuka banyak peluang.

Setelah menyelesaikan S1, ia melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Gunadarma pada tahun 2015. Di sinilah Husain mulai memadukan ilmu akuntansi dengan manajemen, menciptakan kombinasi yang kuat untuk menavigasi dunia bisnis modern.

Tak berhenti di situ, kini Husain sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di bidang Ekonomi Syariah di almamaternya, Unpad. Meski awalnya tidak berencana terjun ke dunia akademik, interaksinya dengan para dosen dan keterlibatannya dalam diskusi akademik perlahan membuka jalannya menuju dunia pendidikan. Ia pun menyadari bahwa menjadi dosen bukan sekadar pilihan karir, melainkan bagian dari takdir dan panggilan hati untuk mengabdi.

Sebelum terjun ke dunia akademik, Husain memiliki pengalaman panjang di bidang akuntansi dan keuangan. Ia sempat aktif sebagai staf ahli akuntansi, yang memberinya banyak wawasan praktis untuk mengaplikasikan teori dalam situasi nyata. Ia juga pernah menaruh minat besar pada dunia teknologi informasi dan komputer. Meski akhirnya memilih jalan di dunia ekonomi, ketertarikannya pada teknologi tetap memperkaya perspektifnya dalam menghadapi tantangan zaman.

Sebagai dosen, Husain dikenal aktif mengembangkan kurikulum yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Ia percaya bahwa pendidikan vokasi harus bersifat terapan agar lulusannya siap menghadapi dunia kerja. Karena itu, ia sering merancang materi ajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktikal.

Tak hanya mengajar, Husain juga kerap menjadi penguji, pembimbing, sekaligus mentor bagi mahasiswa. Ia senantiasa melatih diri agar mampu membimbing dengan baik dan memahami kebutuhan akademik serta karakter mahasiswanya. Bagi Husain, mengajar adalah proses dua arah—sambil mengajar, ia pun terus belajar.

Selain di dunia akademik, Husain aktif menjadi narasumber dalam kuliah umum dan seminar, termasuk di Universitas Padjadjaran sebagai dosen tamu. Dua tahun terakhir, ia juga intens mengikuti pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri, sekaligus mengembangkan berbagai riset yang relevan dengan bidangnya.

Menurutnya, tantangan terbesar seorang pendidik adalah menjadi contoh dan sumber inspirasi bagi mahasiswa. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus berkembang agar dapat memberikan yang terbaik bagi generasi muda dan masyarakat.

Husain Kamal adalah pribadi yang rendah hati dan penuh semangat dalam berbagi ilmu. Baginya, kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi tentang seberapa besar dampak positif yang dapat ia berikan kepada orang lain—baik bagi keluarga, mahasiswa, maupun masyarakat.

“Satu kebaikan seringkali kita anggap biasa saja, tapi percayalah, kebaikan sekecil apa pun akan berdampak baik bagi orang di sekitar kita,” ujarnya. Ia juga berpesan kepada anak muda:
"Sebetulnya kita tidak tahu masa depan akan seperti apa. Tapi kita bisa mempersiapkannya sesuai harapan. Maka usahakanlah—semakin besar waktu yang kamu berikan untuk impianmu, sebesar itu pula masa depan yang akan kamu raih."

Dengan dedikasi, ketekunan, dan niat tulus untuk mengabdi, Husain Kamal menjadi inspirasi nyata bahwa kesuksesan adalah buah dari usaha yang tidak pernah henti—dan bahwa memberi manfaat bagi sesama adalah bentuk pengabdian tertinggi.


 

Komentar