IPMI, AREA, dan LSP AREA Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis
ASKARA – Ikatan Properti Manajer Indonesia (IPMI) menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Real Estate Andalan (AREA) dan LSP AREA Indonesia. Kolaborasi ini mencakup pelatihan, sertifikasi profesi manajer properti, serta sosialisasi dan pemberitaan media.
Ketua LSP AREA Indonesia, Indra Utama, menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan menciptakan manajer properti yang kompeten dan siap menghadapi lonjakan kebutuhan tenaga profesional.
"Dalam beberapa tahun ke depan, kebutuhan manajer properti akan meningkat pesat, seiring rampungnya berbagai proyek gedung dan perumahan, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat mencetak tenaga profesional bersertifikasi yang diakui secara nasional dan mampu bersaing secara global," ujar Indra.
Indra juga mengungkapkan bahwa LSP AREA Indonesia telah mengajukan perluasan ruang lingkup skema sertifikasi untuk Manajer Developer Properti, Manajer Properti, dan Manajer Investasi Properti.
Ketua IPMI, Didit Sulistyo, yang juga Plt. Direktur Utama Telkom Property, menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih baik di kalangan profesional manajemen properti.
"Sebagai organisasi profesi, IPMI ingin memastikan bahwa para manajer properti memiliki kompetensi sesuai standar industri. Dengan pelatihan dan sertifikasi ini, mereka akan semakin siap menghadapi tantangan dan peluang di sektor properti," kata Didit.
Penandatanganan Kesepahaman
Penandatanganan nota kesepahaman ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh industri properti, termasuk Yunn Bali (Sekjen IPMI dan Direktur LSP P2I), Agus Rustono (Wakil Ketua IPMI), Dance Aquarianto (Ketua Umum IMREI), Subhan (Ketua Penasehat IMREI dan Ketua Forum BUMN Konstruksi), Ella Nurlaela (Asesor Kompetensi LSP AREA Indonesia), serta Tim Journalist Media Network.
Kerja sama ini mencakup beberapa program utama:
Pelatihan dan workshop bagi calon manajer properti.
Uji sertifikasi profesi Manajer Properti berlisensi BNSP.
Sosialisasi dan edukasi melalui berbagai kanal media.
Peningkatan jejaring dan komunikasi antarprofesi di bidang properti.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan industri manajemen properti di Indonesia semakin profesional dan kompetitif di pasar global.

Komentar