AII dan Ezra Wisata Jamin Keamanan Jamaah Haji Furoda dan Mujamalah
ASKARA - Ibadah haji merupakan impian bagi umat Islam, termasuk di Indonesia. Lamanya masa tunggu haji reguler dan ONH Plus membuat haji furoda dan mujamalah menjadi alternatif bagi mereka yang ingin berangkat tanpa antrean.
Pimpinan Asosiasi Investor Internasional (AII), Yaser Ismaeil Nousser, menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan jamaah haji furoda dan mujamalah yang bekerja sama dengan mereka.
"Kami bekerja sama dengan berbagai kantor di Arab Saudi melalui perjanjian B to B dan B to C. Selain hotel, transportasi, dan makanan, kami juga bertanggung jawab atas visa para jamaah," ujar Yaser, Jumat (7/3).
Ia menambahkan bahwa AII menggandeng PT Ezra Wisata, perusahaan dalam negeri yang mengelola perjalanan wisata religi, khususnya ibadah haji dan umrah. Ezra Wisata bertanggung jawab dalam pengumpulan jamaah haji furoda dan mujamalah.
"Insya Allah berkah dan lancar," kata Yaser.
Sementara itu, Pimpinan PT Ezra Wisata, Hisam Sulaiman, mengungkapkan bahwa pihaknya menawarkan visa furoda untuk ibadah haji tahun 2025 guna meningkatkan minat jamaah Indonesia.
"Visa furoda adalah visa haji resmi dari pemerintah Saudi yang diberikan oleh keluarga kerajaan kepada rakyat Indonesia agar bisa menunaikan ibadah haji," jelas Hisam.
Namun, ia mengakui bahwa jumlah visa furoda masih terbatas dibandingkan dengan tingginya animo masyarakat.
"Tambahan visa ini sangat sedikit. Untuk tahun 2025, kuota visa haji furoda hanya sekitar lima hingga enam ribu," ujarnya.
Hisam berharap penggunaan visa non-haji untuk ibadah haji dapat berkurang karena tidak resmi dan berisiko bagi jamaah.
"Visa non-haji membuat jamaah tidak tenang karena bisa dikejar pihak imigrasi. Saya berharap ke depan semua jamaah bisa menggunakan visa haji resmi," pungkasnya.

Komentar