Kasau Resmikan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi
ASKARA – Dalam upaya mengoptimalkan operasional satuan guna mendukung penerbangan, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., meresmikan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (14/2). Kasau didampingi Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Ny. Isa M. Tonny Harjono.
Peresmian ini disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Prof. Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E., serta sejumlah pejabat TNI dan tamu undangan lainnya. Turut hadir Danlanud Sam Ratulangi, Marsma TNI Antariksa Anondo, S.E., M.Tr.(Han), Pangkoopsudnas Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., Pangkoopsud II Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, S.E., serta beberapa pejabat tinggi lainnya dari Mabesau, Kodam XIII/Merdeka, dan Lantamal VIII.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kasau serta pengguntingan pita oleh Ketua Umum PIA Ardhya Garini. Dalam sambutannya, Kasau menegaskan bahwa keberadaan Baseops Barat ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan operasional secara optimal sehingga dukungan operasi udara dapat berjalan lebih efisien.
“Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat dukungan logistik dan operasional penerbangan,” ujar Kasau.
Kasau juga menekankan bahwa pembangunan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi adalah bukti nyata sinergitas antara TNI Angkatan Udara dan Pemerintah Daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan. Semoga gedung ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung operasional penerbangan,” tambahnya.
Usai peresmian, Kasau beserta rombongan meninjau berbagai fasilitas di Baseops Lanud Sam Ratulangi, termasuk VIP Room, ruang kedatangan dan keberangkatan, serta ruang rapat. Selain itu, rombongan juga menerima paparan dari Danlanud Sam Ratulangi dan melanjutkan kunjungan ke Baseops Timur Lanud Sam Ratulangi yang berada di Kabupaten Minahasa Utara.

Komentar