Jumat, 24 Juli 2026 | 10:28
COMMUNITY

Jenderal Dudung Abdurachman Bangun Masjid Syarif Abdurachman untuk Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona Jakarta

Jenderal Dudung Abdurachman Bangun Masjid Syarif Abdurachman untuk Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona Jakarta
Dokumentasi kunjungan Jenderal Dudung Abdurachman ke Pontren Tajul Quran Markazona yg merupakan kantor sekretariat PB Majelis Muballighin indonesia

ASKARA -  Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI Dudung Abdurrahman memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembebasan tanah wakaf untuk pembangunan Masjid Syarif Abdurachman Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona Jakarta yang dipimpin oleh KH. Mujib Khudori. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen dirinya dalam mendukung pembangunan umat dan penguatan pendidikan agama di Indonesia.

Dukungan Jenderal TNI Dudung Abdurrahman dalam membantu pembebasan tanah wakaf untuk pembangunan Masjid Syarif Abdurachman  itu adalah contoh nyata dalam memperkuat pendidikan agama dan kehidupan berbangsa di Indonesia. 

Pembebasan tanah wakaf ini bertujuan untuk menyediakan ruang yang lebih luas bagi masjid dan pondok pesantren, yang akan menjadi pusat pendidikan dan dakwah bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta. Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona Jakarta, di bawah pimpinan KH. Mujib Khudori, telah lama dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan Al-Qur'an dan ilmu agama kepada ribuan santri dari berbagai daerah.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (31/12), Jenderal Dudung Abdurrahman  yang merupakan keturunan Sunan Gunung Jati tersebut memberikan perhatian khusus pembebasan tanah wakaf tersebut.

Karena menurut Jenderal yang tegas dan berani demi menjaga keutuhan NKRI tersebut, pendidikan agama dan penguatan nilai-nilai keislaman sangat penting dalam membangun karakter bangsa.

Dukungan terhadap proyek ini juga merupakan bagian dari tanggung jawabnya untuk memperkuat kehidupan beragama di Indonesia. Sesuai titah Sunan Gunung Jati beliau banyak membangun masjid dan peduli terhadap kaum marjinal.

Jenderal Dudung Abdurrahman mengungkapkan bahwa dirinya peduli pada kegiatan keumatan, salah satu wujud dukungan tersebut adalah dengan membantu pembebasan tanah untuk masjid dan pesantren, yang diharapkan dapat menjadi tempat pembelajaran dan pengembangan potensi generasi muda di Indonesia.

"Saya berkomitmen untuk selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas hidup umat. Tanah wakaf untuk masjid dan pesantren ini adalah bagian dari upaya bersama untuk mendidik anak-anak bangsa agar memiliki karakter yang baik dan berlandaskan pada nilai-nilai agama yang kuat," kata mantan Panglima TNI itu.

Harapan untuk Pembangunan Berkelanjutan

KH. Mujib Khudori, sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona Jakarta mengucapkan terima kasih atas dukungan Jenderal Dudung Abdurrahman, dalam pembebasan tanah wakaf ini. Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona Jakarta telah lama berperan dalam mendidik generasi muda Indonesia dalam ilmu agama dan Al-Qur'an, dan dengan adanya pembebasan tanah ini.

Diharapkan pesantren dapat berkembang lebih besar lagi, mencetak santri-santri yang berkualitas, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan umat.

"Saya bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Jenderal Dudung Abdurrahman. Semoga dengan adanya tanah wakaf ini, kami dapat membangun lebih banyak fasilitas untuk santri dan memperluas dakwah Islam di Jakarta dan sekitarnya," ujar KH. Mujib Khudori.

Dengan adanya bantuan ini, Masjid Syarif Abdurachman dan Pondok Pesantren Markazona diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan yang berkualitas dan menjadi teladan dalam kehidupan beragama. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial dan keagamaan di Indonesia.

"Kami berharap, semoga tanah wakaf ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat, dan menjadi berkah bagi kita semua. Mari bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat memberi manfaat yang luas bagi generasi mendatang," tambah ketua Umum PB MMI (Majelis Muballighin Indonesia) itu.

Dengan adanya tanah wakaf untuk pembangunan Masjid Syarif Abdurachman, diharapkan Pondok Pesantren Tajul Quran Markazona dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi pendidikan Islam di Indonesia.

Komentar