Bible Mission Gathering Kembali Digelar, Merauke Galang Dukungan untuk Alkitab
ASKARA - Semangat menghadirkan firman Tuhan hingga ke pelosok Tanah Papua kembali diwujudkan melalui Bible Mission Gathering (BMG) Tahun Kedua yang digelar Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Perwakilan di Tanah Papua bersama Kelompok Kerja Penggalangan Dukungan (KKPD) Kabupaten Merauke di Cafe Trinity, Rabu (9/9).
Kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan sekaligus penggalangan dukungan untuk memperkuat pelayanan penyebaran Alkitab, terutama bagi masyarakat di daerah terluar, pedalaman, serta wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Tanah Papua.
Ketua Perwakilan LAI di Tanah Papua, Melvy A. Alfons, mengatakan pelayanan LAI di Papua tidak hanya berkaitan dengan pendistribusian Alkitab, tetapi juga menjangkau kebutuhan umat melalui penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa ibu atau bahasa suku asli. Upaya tersebut dilakukan agar firman Tuhan semakin mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
LAI, lanjut Melvy, juga terus membangun sinergi dengan sinode gereja lokal, termasuk Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, serta berbagai lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pelayanan Alkitab.
“Saya bersyukur karena bisa menggelar kembali BMG ini dan didukung oleh Ketua KKPD serta anggota yang sangat peduli pada kegiatan ini,” ujar Melvy kepada Askara dengan penuh semangat.
Dukungan terhadap pelayanan tersebut juga datang dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Staf Ahli Gubernur Papua Selatan, Nelson Sasary, menekankan pentingnya memperkenalkan dan menanamkan pemahaman Firman Tuhan kepada anak-anak sejak usia dini.
Menurut Nelson, upaya LAI dalam menggalang dukungan perlu mendapat perhatian lebih luas. Ia berharap pemerintah daerah dapat turut memberikan dukungan terhadap pelayanan tersebut ke depan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan praise and worship yang dipimpin Pendeta Femmy Pandensolang, S.Th. Selanjutnya, pesan firman Tuhan disampaikan Pdt. Leon Wairara, S.Th., yang mengajak peserta untuk semakin memahami nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.
BMG Tahun Kedua ini juga dihadiri berbagai unsur masyarakat dan lembaga, antara lain Kolonel Vicson dari Kodam XXIV Merauke Papua Selatan, Kompol Marlina Kaimu dari Polres Merauke, para hamba Tuhan dari berbagai denominasi, anggota KKPD Mitra LAI Merauke, PT Tunas Digul Indah Permai, TP PKK Kabupaten Merauke, BRI, Kantor Pajak, serta masyarakat umum.
Dari kegiatan penggalangan dukungan tersebut, terkumpul dana sekitar Rp40 juta. Dana itu menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat dan berbagai pihak terhadap pelayanan penyebaran Alkitab hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Selain penggalangan dana, panitia juga menghadirkan pameran dan penjualan Alkitab Terjemahan Baru Edisi Kedua. Kehadiran berbagai terjemahan tersebut sekaligus memperkenalkan kekayaan sumber bacaan Alkitab yang dapat digunakan umat dalam memperdalam iman.
Suasana kegiatan semakin hangat dengan penampilan penyanyi legendaris Kota Merauke, Nurbertha Bagre, serta Tambourine Youth JFM Filadelfia Merauke.
Bible Mission Gathering pun tidak sekadar menjadi agenda penggalangan dana. Di balik kegiatan tersebut terdapat sebuah harapan sederhana: agar tidak ada umat di pelosok Tanah Papua yang merasa jauh dari firman Tuhan hanya karena keterbatasan akses terhadap Alkitab.

Komentar