Kamis, 04 Juni 2026 | 10:01
MILITER

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 17 PMI dan 24 WNA

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 17 PMI dan 24 WNA
TNI AL gagalkan penyelundupan 17 PMI dan 24 WNA Asal Bangladesh di Dumai (Dok Dispenal

ASKARA – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Dumai dan Satgas Gabungan Koarmada I berhasil menggagalkan upaya pemberangkatan 17 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural dan 24 warga negara asing (WNA) asal Bangladesh yang hendak diselundupkan ke Malaysia melalui perairan Pesisir Pantai Pelintung, Medang Kampai, Kota Dumai, Sabtu (30/11).

Palaksa Lanal Dumai, Letkol Laut (PM) Priatno, mewakili Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, dalam konferensi pers di Mako Lanal Dumai pada Minggu (1/12), menyatakan tim gabungan juga menangkap dua tersangka pelaku tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM) berinisial YN (43), warga Bangkinang, dan BH (39), warga Dumai.

Operasi berawal dari informasi rencana penyelundupan PMI dan WNA melalui pantai Dumai. Tim yang dibagi menjadi tim laut dan tim darat segera bergerak ke lokasi. Tim laut menggunakan speed boat Patkamla Bengkalis, sementara tim darat menyisir Pesisir Pantai Pelintung.

Tim darat mencurigai YN, sopir mobil Xenia hitam, yang menurunkan 10 WNA Bangladesh di lokasi tersebut. Penyelidikan berlanjut hingga ditemukan 17 calon PMI dan 14 WNA Bangladesh lainnya, serta mengamankan BH yang berperan sebagai pemandu.

"Terhadap dua terduga pelaku, kami serahkan ke Polres Dumai untuk proses hukum. Sementara para PMI dan WNA diserahkan ke P4MI dan Imigrasi Kelas I TPI Dumai untuk pendataan lebih lanjut," ujar Letkol Priatno.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menginstruksikan seluruh jajaran TNI AL untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal di perairan Indonesia.

 

 

Komentar