Rabu, 22 Juli 2026 | 03:20
MILITER

Satgas Port Visit 2024 Gelar Cocktail Party di Papua Nugini, Pererat Hubungan Diplomatik

Satgas Port Visit 2024 Gelar Cocktail Party di Papua Nugini, Pererat Hubungan Diplomatik
Komandan Pasmar 3 Sorong Brigjen TNI (Mar) Sugianto (Dok Dispen Armada)

ASKARA — Dalam rangka mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Papua Nugini, Satgas Port Visit 2024 menggelar Cocktail Party di hanggar helikopter KRI WSH-991 yang sedang sandar di dermaga Port Moresby Harbour, Senin (18/11). Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting Papua Nugini, perwakilan delegasi, dan tamu undangan lainnya.

Acara dimulai dengan sambutan dari Komandan Satgas Port Visit 2024 Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo dan Komandan KRI WSH-991 Kolonel Laut (P) Edi Herdiana, S.T., M.Tr.Opsla., yang menerima langsung para tamu undangan di pintu masuk kapal.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Menteri Luar Negeri Papua Nugini Hon. Justin Tkatchenko, Dubes RI untuk Papua Nugini Andriana Supandi, Menteri Perikanan dan Sumber Daya Kelautan Hon. Jelta Wong, Sekretaris Departemen Pertahanan Mr. John HM Akipe, serta Menteri Perhubungan Hon. Walter S.

Acara dibuka dengan persembahan Tarian Saman, dilanjutkan sambutan oleh Komandan Pasmar 3 Sorong Brigjen TNI (Mar) Sugianto dan Dubes RI Andriana Supandi. Dalam pidatonya, Dubes RI menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan dan menekankan pentingnya hubungan bilateral antara kedua negara.

"Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk menyambut Anda di kapal ini. Saya ingin menyampaikan salam hormat dan penghargaan dari Menteri Pertahanan, Panglima Tentara Nasional Indonesia, dan Kepala Staf Angkatan Laut atas kehadiran saudara semua hari ini. Kami sangat menghargai dukungan dan partisipasi Anda dalam acara ini," ujar Dubes RI.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Hon. Justin Tkatchenko, dalam sambutannya mengapresiasi peran Indonesia dalam memberikan layanan kesehatan melalui kapal rumah sakit KRI WSH-991 di kawasan Pasifik.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Papua Nugini, saya menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas keberhasilan misi ini, termasuk di Kepulauan Solomon, Fiji, Vanuatu, dan Papua Nugini," ungkapnya.

Setelah tradisi bersulang pertama dan kedua, acara dilanjutkan dengan penampilan kesenian Indonesia seperti Tarian Kreasi, Pencak Silat, Reog Ponorogo, dan Tarian Papua yang melibatkan personel KRI WSH-991, Satgas, serta pelajar Indonesia.

Acara Cocktail Party ini tidak hanya mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya Indonesia kepada masyarakat Papua Nugini dan delegasi negara lainnya.

 

 

Komentar