Kamis, 18 Juni 2026 | 04:01
MILITER

Prajurit Satgas Port Visit 2024 Laksanakan Latihan VBSS di Perairan Fiji

Prajurit Satgas Port Visit 2024 Laksanakan Latihan VBSS di Perairan Fiji
Prajurit Satgas Port Visit 2024 laksanakan latihan VBSS di Perairan Fiji untuk tingkatkan militansi dan kesiapsiagaan (Dok Dispenal)

ASKARA – Dalam rangka menjaga militansi dan kesiapsiagaan Prajurit Satgas Port Visit 2024, latihan intensif terus dilakukan setiap hari. Saat kapal KRI dr. Wahidin Sudiro Husodo (WSH)-991 berlayar di perairan Fiji, prajurit dan personel Satgas melaksanakan latihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) serta pertempuran jarak dekat. Latihan ini mencakup teori dan drill kering penembakan transisi, drill peran kebocoran, serta prosedur peninggalan kapal yang diberikan di bawah bimbingan Perwira KRI WSH-991 atas inisiasi Komandan Satgas Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo di geladak helikopter KRI dr. WSH-991 pada Kamis (31/10).

Latihan VBSS kali ini menitikberatkan pada pertempuran jarak dekat dengan materi yang mencakup combat reload, transisi antara senjata laras panjang dan pistol, hallway procedure, media infiltrasi, serta organisasi tim VBSS. "Latihan VBSS ini harus dilaksanakan dengan kewaspadaan dan hati-hati karena di medan sesungguhnya tantangan yang dihadapi akan sangat berbeda, dengan risiko tinggi seperti ombak besar dan kapal asing yang mungkin melanggar aturan," ujar Komandan KRI WSH-991, Kolonel Laut (P) Edi Herdiana.

Setelah menjalani latihan VBSS selama dua jam, para prajurit menerima materi tambahan mengenai peran kebocoran, termasuk pengetahuan tentang alat kebocoran, cara penanggulangan, organisasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PEK), dan prosedur peninggalan kapal. Mayor Laut (T) Syaiful Hasan, S.T., M.Tr.Opsla., selaku Kepala Departemen Mesin KRI WSH-991, memberikan materi tersebut.

Latihan diakhiri dengan pelatihan penggunaan swim vest yang benar, pembagian kompartemen, pengenalan pintu kedap air, serta pengorganisasian liferaft. Dalam pengarahan penutup, Dansatgas Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo menekankan pentingnya mengikuti instruksi yang diberikan pihak KRI demi keselamatan bersama, khususnya jika terjadi kondisi darurat seperti peran peninggalan kapal.

Di kesempatan terpisah, Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., mengingatkan agar prajurit Koarmada III selalu memanfaatkan waktu untuk berlatih. “Dengan memahami secara rinci semua prosedur dan tanggung jawab, mereka akan siap menghadapi tugas dengan baik di lapangan,” ujarnya.

Latihan yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempersiapkan prajurit Satgas dalam menghadapi berbagai kemungkinan di medan tugas, sekaligus menjaga kesiapsiagaan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional di wilayah laut.

 

 

Komentar