Semakin Dekat, BPJS Online Hadir di RPTRA Payung Tunas Teratai
ASKARA - BPJS Kesehatan terus berupaya melakukan inovasi teknologi serta bersinergi dengan pemerintah daerah guna mempermudah masyarakat untuk mengakses pelayanan kepesertaan.
Salah satu bentuk upaya nyata tersebut dibuktikan dengan terlaksananya kolaborasi antara Kelurahan Cipayung bersama BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur dengan melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dalam rangka mempermudah warga masyarakat khususnya sekitar Kelurahan Cipayung dalam mengakses pelayanan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan dengan menghadirkan pelayanan online.
Penandatanganan MoU dilakukan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Payung Tunas Teratai, Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa (20/8).
Lurah Cipayung, Yulian Fathiniah mengatakan bahwa dengan adanya pelayanan BPJS online ini, warga Kelurahan Cipayung dan sekitarnya dapat dengan mudah mengakses informasi serta mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan secara online di RPTRA Payung Tunas Teratai tanpa harus jauh-jauh ke kantor cabang.
"Sehingga waktu dan biaya bisa di hemat. Yulian menambahkan bahwa Kelurahan Cipayung akan mendukung program pemerintah apalagi program yang diinstruksikan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, diantaranya program dari BPJS Kesehatan ini," ujarnya.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur juga baru mendapatkan penghargaan Universal Health Covarage (UHC) Award tahun 2024 yang diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin. Predikat UHC ini telah dipertahankan secara berturut-turut sejak tahun 2018.
Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk semakin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga Kelurahan Cipayung.
"Semoga dengan hadirnya pelayanan BPJS online ini dapat menimbulkan banyak dampak positif selain mengurus administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan semakin dekat diantaranya yaitu menghemat biaya dan waktu warga, menurunkan emisi gas buang yang disebabkan oleh kendaraan bermotor, menurunkan tingkat kecelakaan karena jaraknya sudah dipersingkat, serta meningkatkan minat masyarakat untuk datang ke RPTRA yang bisa dimanfaatkan masyakarat untuk sekedar bersantai atau bahkan berolahraga guna menjaga kesehatan,” ujar Yulian.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Dasrial menjelaskan bahwa BPJS online merupakan kanal layanan tanpa tatap muka melalui media video conference atau perangkat online untuk memfasilitasi peserta yang terkendala akses, jarak maupun jaringan komunikasi data dalam mendapatkan layanan informasi, permintaan dan pengaduan terkait Program JKN yang bekerja sama dengan perangkat desa setempat.
Layanan BPJS online dilakukan dengan durasi minimal dua jam yang dapat dimulai pukul 08.00 sampai pukul 15.00 dengan jenis layanan yaitu pemberian informasi langsung, administrasi kecuali rekonsiliasi data kepesertaan, informasi dan pengaduan.
“Kami hadirkan pelayanan BPJS online di RPTRA Payung Tunas Teratai dan tadi sudah di uji coba, alhamdulilah berjalan dengan lancar. Semoga dengan pelayanan BPJS Kesehatan yang lebih dekat ini, warga tidak perlu datang jauh-jauh ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur yang berada di wilayah Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, hanya cukup dari RPTRA Payung Tunas Teratai warga Kelurahan Cipayung dan sekitarnya dapat kami bantu secara online semuanya,” ujar Dasrial.
Dalam melayani peserta JKN di wilayah Kota Adminstrasi Jakarta Timur, sampai dengan bulan Juli 2024, BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur telah bekerjasama dengan 122 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari 10 Puskesmas, 15 klinik milik TNI, tiga klinik milik POLRI, satu dokter praktek perorangan dan 93 klinik milik swasta.
BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur juga telah bekerjasama dengan 49 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri dari tiga rumah sakit milik pemerintah pusat, tujuh rumah sakit milik pemerintah daerah, satu rumah sakit milik POLRI, lima rumah sakit milik TNI, tiga Rumah Sakit Kementerian, 17 rumah sakit milik swasta, dua Rumah Sakit Penanaman Modal Asing, 11 Klinik Utama dan tujuh optik. Di antara FKRTL tersebut terdapat 24 FKRTL yang melakukan pelayanan hemodialisa dan 24 FKRTL yang melakukan pelayanan Phaco.

Komentar