Tarian Poco-Poco Warnai Malam Penutupan DSSC di China
ASKARA - Kolonel Arm Robertus Subono, Kolonel Laut Ivan Arvani, dan Kolonel Pnb Eko Adi Nugroho mengajak Perwira siswa dari negara ASEAN beserta istri untuk bersama-sama menari Poco-Poco, dalam rangka memeriahkan Malam Hiburan Penutupan Pendidikan Defense and Strategic Studies Course (DSSC). Acara ini dilaksanakan di International College of Defense Studies (ICDS), NDU, PLA, China, pada Sabtu (29/7). DSSC merupakan pendidikan setingkat Lemhanas dan salah satu bentuk diplomasi militer antara Indonesia dengan China.
Sebagai penghormatan, Perwira siswa TNI turut mengajak Komandan ICDS, Mayor Jenderal Xu Hui, untuk bergabung menari Poco-Poco. Pejabat ICDS dan undangan, termasuk Perwira siswa internasional serta keluarga besar ICDS, sangat antusias menyaksikan penampilan tersebut. Antusiasme ini menunjukkan apresiasi terhadap keragaman budaya yang ditampilkan dalam acara tersebut.
Mayor Jenderal Xu Hui menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Perwira siswa TNI dalam memeriahkan kegiatan malam hiburan. Menurutnya, menampilkan Poco-Poco dan mengikutsertakan Perwira siswa dari negara ASEAN Plus China adalah bentuk nyata dari persahabatan dan kerjasama. Inisiatif ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar negara di kawasan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia di kancah internasional. Poco-Poco, sebagai salah satu tarian tradisional Indonesia, berhasil menarik perhatian dan memberikan pengalaman budaya yang berharga bagi para peserta dari berbagai negara. Hal ini sejalan dengan upaya diplomasi budaya yang dilakukan oleh Indonesia.
Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan global dapat terus terjaga. Kolaborasi budaya dan militer seperti ini menunjukkan bahwa hubungan antar negara tidak hanya dapat dibangun melalui diplomasi politik, tetapi juga melalui saling pengertian dan penghargaan terhadap budaya masing-masing.

Komentar